Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Peserta kedai kopi mengikuti lomba barista pada acara Festival Kopi Pangandaran di Lapang Grand Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (26/10/2019). - ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Premium

Sedapnya Bisnis Kopi Tak Sejalan dengan Produksi

27 November 2019 | 14:34 WIB
Berkembangnya bisnis kedai kopi di Indonesia belum diimbangi dengan pasokan bahan baku yang berkualitas dan mencukupi.

Bisnis.com, JAKARTA — Berkembangnya bisnis kedai kopi di Indonesia seakan dapat ditunjukkan dengan terus bermunculannya gerai-gerai kopi baru hampir setiap bulan, baik di kota besar seperti Jakarta maupun di kota-kota kecil Nusantara. Rasa-rasanya tak ada yang mau melewatkan tren berbisnis kedai kopi, dengan menawarkan berbagai racikan resep dan konsep. 

Namun, kondisi ini ternyata tak diimbangi dengan pasokan bahan baku yang mumpuni.

Ketua Bidang Kopi Speciality dan Industri Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Moelyono Soesilo mengatakan pengembangan usaha minuman berbahan baku kopi disebut kerap tak diiringi diskursus mengenai tantangan dalam hal produksi bahan baku utama, yakni kopi itu sendiri.

“Pemerintah perlu lebih memperhatikan sisi hulu. Selama ini, sisi hilir yang mendapat perhatian. Sekarang saja orang kalau membahas kopi asosiasinya ke barista dan kafe, ada tidak yang mengarusutamakan isu hulu?” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (26/11/2019).

Gerai drive-through Fore Coffee./Dok. Fore Coffee

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top