Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo
Premium

Di Balik Optimisme Bank Indonesia atas Ekonomi Indonesia

26 November 2019 | 10:23 WIB
Bisnis.com mencatat, sebelum pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal III/2019 rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia melalui ungkapan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sempat memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara rasional hanya akan berada pada kisaran 5,05% (yoy) tahun ini. Angka tersebut bahkan masih berada di bawah perkiraan Kementerian Keuangan yaitu 5,08%.

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia meyakini konsumsi rumah tangga dan bantuan sosial yang digelontorkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 5,1% tahun ini.

Bisnis.com mencatat, sebelum pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal III/2019 rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia melalui ungkapan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sempat memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara rasional hanya akan berada pada kisaran 5,05% (yoy) tahun ini. Angka tersebut bahkan masih berada di bawah perkiraan Kementerian Keuangan yaitu 5,08%.

Prediksi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia beberapa waktu yang lalu dengan prasyarat jika kuartal III/2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia tak tumbuh lebih dari 5,0% atau bahkan di bawah 5,0%.

Namun, setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal III/2019 sebesar 5,02% oleh BPS, Bank Indonesia kembali membangkitkan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa mencapai 5,01%.

Dilansir dari Laporan Perekonomian Terkini yang dikeluarkan Bank Indonesia, Senin (25/11/2019), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2019 sebesar 5,02% (yoy), sebenarnya sedikit melambat dari kuartal II/2019 sebesar 5,05% (yoy).

Dalam laporannya, Bank Indonesia menyatakan konsumsi rumah tangga tumbuh tetap tinggi sebesar 5,01% (yoy), meski masih lebih lambat dari kuartal sebelumnya 5,17% (yoy). Kondisi ini terjadi berkat terjaganya konsumsi rumah tangga masyarakat, dan bantuan sosial pemerintah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top