Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Duty free shop menjadi salah satu pemasukan dari bisnis non-aeronautika bagi pengelola bandara. - Reuters
Premium

Historia Bisnis : Jejak Mochtar Riady dan Mayapada di Duty Free

26 November 2019 | 13:15 WIB
IDP Duty Free Shop dengan investasi Rp8 miliar itu merupakan bagian dari jaringan duty free shoppers (DFS) internasional yang mempunyai cabang di 25 negara.

Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia kini memiliki duty free shop terbesar di kawasan Asia Tenggara menyusul diresmikannya Inti Dufree Promosindo (IDP) Duty Free Shop di Kuta, Bali.

Duty Free Shop saat ini dikenal sebagai pusat belanja, terutama di kawasan bandara internasional di sejumlah negara yang menjadi tempat singgah utama atau transit perjalanan maskapai penerbangan.

Berita mengenai peresmian duty free di Bali sempat menjadi sajian utama Harian Bisnis Indonesia edisi 25 November 1990 dengan judul Indonesia Kini Memiliki Duty Free Shop Terbesar untuk Asia Tenggara.

IDP Duty Free Shop dengan investasi Rp8 miliar itu merupakan bagian dari jaringan duty free shoppers (DFS) internasional yang mempunyai cabang di 25 negara.

Menurut Djoni Lasmana, Direktur Mayapada Group, IDP Duty free shop didirikan dengan saham patungan antara Mochtar Riady, Presiden Komisaris Mayapada Group dan Taher sebagai Presiden Komisaris Sona Topas Group dengan perbandingan 50% dan 50%.

IDP Duty Free Shop di Indonesia, menurut Djoni masih dikendalikan DFS International dengan menempatkan tiga technical assistant masing-masing di bidang general manager, operation manager, dan sales and promotion manager.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top