Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petani memanen padi di areal persawahan. - Bisnis/Rachman
Premium

Historia Bisnis : Para Konglomerat Terjun ke Sawah

20 November 2019 | 11:46 WIB
Empat pengusaha konglomerat telah menghadap Menteri Pertanian. Mereka adalah William Soeryadjaya, Eka Tjipta Widjaja, Prajogo Pangestu, dan Sukanto Tanoto terkait program yang digagas Presiden Soeharto.

Bisnis.com, JAKARTA — Dua pengusaha besar, Prajogo Pangestu dan Sukanto Tanoto, mengikuti jejak beberapa pengusaha konglomerat lainnya dalam menangani pencetakan sawah baru, meskipun pola yang bakal diterapkan belum jelas.

Presiden Soeharto pada 1991 memiliki gagasan agar ada program pencetakan sawah sebagai bagian memperkuat kesediaan pangan nasional.

Berita mengenai peran para konglomerat dalam pencetakan lahan sawah itu sempat menghiasi halaman depan Harian Bisnis Indonesia edisi 20 November 1991 dengan judul Prajogo dan Sukanto juga Siap Cetak Sawah Baru.

"Kalau sekarang memang ada program cetak sawah, ya...kami ikut saja," kata Sukanto Tanoto Komisaris Utama PT Inti Indorayon Utama di Kantor Departemen Pertanian selepas bertemu dengan Menteri Pertanian (Mentan) Wardojo.

Sebelum pendiri Raja Garuda Mas Group itu bertemu Mentan, bos Barito Pacific Timber Group Prajogo Pangestu mengadakan pembicaraan sekitar setengah jam dengan Wardojo berkaitan dengan peran konglomerat dalam mencetak sawah baru.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top