Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Casablanca Raya, Tebet, Jakarta, Jumat (12/1). - ANTARA/Aprillio Akbar
Premium

PROBLEM KOTA AGLOMERASI : Macet Menular Sampai Jauh

15 November 2019 | 10:42 WIB
Semua orang mafhum Jakarta sebagai Ibu Kota didera masalah klasik kemacetan. Tak dinyana, posisi kota termacet Jakarta dikalahkan oleh Kota Bandung, Jawa Barat. Kota Kembang itu kini menduduki posisi kota termacet ke-14 di Asia versi Asian Development Bank.

Kemacetan merupakan permasalahan paling umum dialami kota besar di Indonesia termasuk DKI Jakarta. Dengan status Ibu Kota, Jakarta menjanjikan kehidupan bagi 31 juta orang warga Bodetabek.

Dengan segala kesemrawutannya, Jakarta menempati posisi ke-17 kota termacet di Asia.

Tak dinyana, posisi kota termacet Jakarta dikalahkan oleh Kota Bandung, Jawa Barat. Kota Kembang itu menduduki posisi kota termacet ke-14 di Asia versi Asian Development Bank (ADB). Kota lainnya yang masuk daftar adalah Surabaya yang menempati urutan ke-20.

Kondisi ini ternyata sudah diprediksi oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Selain Jakarta, terdapat sembilan kota lain di Indonesia yang disebut sudah membentuk kota aglomerasi atau menjadi pusat perekonomian bagi wilayah di sekitarnya.

Kesembilan kota lainnya tersebut yakni Semarang (Jawa Tengah), Denpasar (Bali), Medan (Sumatra Utara), Palembang (Sumatra Selatan), Makassar (Sulawesi Utara), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Manado (Sulawesi Utara), termasuk Bandung dan Surabaya (Jawa Timur).

Dengan problem kemacetan yang nyaris sama, sembilan wilayah aglomerasi di Indonesia itu mesti segera berbenah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top