Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas melayani calon pasien menyelesaikan proses administrasi di RSUD Jati Padang, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Premium

Menggali Potensi Ceruk Pasar Kesehatan Syariah

15 November 2019 | 19:58 WIB
Seiring meningkatnya kesadaran terkait agama, permintaan terhadap fasilitas kesehatan yang sesuai syariat Islam pun menunjukkan kenaikan.

Bisnis.com, JAKARTA — Tak bisa dipungkiri, umat Muslim sudah menjadi pasar yang sangat menjanjikan dari sisi ekonomi. Global Islamic Report 2018/2019 yang dirilis Thomson Reuters memproyeksi pasar ekonomi Islam dapat bernilai US$3 miliar pada 2023.

Angka itu naik dari 42,71 persen dari posisi 2017, yang sebesar US$2,1 miliar. Jika dikonversi ke rupiah, nilainya sekitar Rp29,54 triliun [kurs tengah Bank Indonesia Rp14.069 per dolar AS].

Namun, yang termasuk dalam ekonomi Islam tak melulu hanya yang dilakukan oleh mereka yang beragama Islam. Sekarang, sistem perbankan syariah, makanan halal, maupun fasilitas halal, dan sebagainya, sudah banyak dimanfaatkan pula oleh mereka yang non Muslim.

Tak terkecuali dalam hal kesehatan. Laporan yang sama menyebutkan nilai pasar farmasi halal berkisar US$87 miliar pada 2017, dan diproyeksi meningkat menjadi US$131 miliar dalam waktu 6 tahun.

Permintaan terhadap rumah sakit yang sesuai syariat Islam juga ternyata menunjukkan kenaikan.

Petugas kesehatan melayani pasien pada fasilitas hemodialisis di RSI Orpeha, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (24/5/2019)./ANTARA FOTO-Destyan Sujarwoko

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top