Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pesawat Sriwijaya Air, berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/3/2019). - ANTARA/Fikri Yusuf
Premium

KERJA SAMA GARUDA-SRIWIJAYA AIR : Putus Nyambung, Putus...

08 November 2019 | 09:26 WIB
Putus nyambung, putus nyambung. Perumpamaan itu sepertinya tepat menggambarkan hubungan antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.

Putus nyambung, putus nyambung. Perumpamaan itu sepertinya tepat menggambarkan hubungan antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group.

Kerja sama operasi (KSO) yang sebelumnya kembali dijalin mesra antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Air Group pada 1 Oktober 2019, kembali membuat geger. Ini akibat berembusnya rumor kedua maskapai penerbangan nasional ini pecah kongsi lagi.

Publik sempat terperangah dengan berita yang beredar pada Kamis (7/11/2019) siang, bahwa kedua grup maskapai besar ini kembali berseteru dan bercerai, setelah sebulan lalu baru saja mengikrarkan diri untuk berdamai dan bersatu kembali.

Berdasarkan informasi awal, manajemen Garuda Indonesia Group menegaskan Sriwijaya Air Group sudah bukan menjadi bagian dalam kerja sama operasi yang dijalin antara Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Perawatan dan Servis PT Garuda Indonesia Tbk. Iwan Joeniarto. Dia langsung merilis informasi tersebut kepada media dengan mengatakan bahwa retaknya kerja sama tersebut terjadi karena kondisi dan hal tertentu yang membuat kedua pihak tidak mencapai kesepakatan.

“Sriwijaya tidak lagi menjadi bagian dalam Garuda Indonesia Group,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (7/1/2019).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top