Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Penghuni menjemur pakaian di sebuah apartemen di Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Premium

Ekonomi Melambat, Properti Tetap Untung?

06 November 2019 | 14:40 WIB
Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia justru dapat membantu menggairahkan sektor properti.

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang melambat menjadi 5,02 persen pada kuartal III/2019, ternyata tetap bisa menggairahkan industri properti.

Associate Director Investment Service Colliers International Indonesia Aldi Garibaldi menerangkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dapat menahan kenaikan harga properti.

"Ini menguntungkan buat pembeli, apalagi yang baru-baru bekerja kan cari harga rumah yang lebih murah," tuturnya kepada Bisnis, Selasa (5/11/2019).

Aldi mengungkapkan bisnis pengembang akan tetap berjalan mengingat orang yang membutuhkan rumah bakal terus ada. Yang paling merugi dari kondisi ini dinilai adalah para spekulan tanah karena harga lahan tak akan naik banyak.

"Ya bagus juga untuk pengembang kan? Jadi, ke depan ketika mereka mau beli tanah untuk pengembangan baru enggak mahal-mahal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," sambungnya.

Di sisi lain, Head of Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus menilai kondisi yang masih cukup menantang bagi industri properti saat ini, memang membuat para pengembang mesti lebih jeli menentukan portofolio produk yang akan dilepas ke pasar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top