Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Jatuhnya Ethiopian Airlines, 6 Menit Pertama yang Jadi Pukulan Kedua Bagi Boeing

Tragedi jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines membuka kembali dugaan terhadap adanya kecacatan dalam desain Boeing 737 Max 8.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 11 Maret 2019  |  16:59 WIB
Polisi berdiri di lokasi jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET 302, di dekat Kota Bishoftu, 62 kilometer dari tenggara Ibukota Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (10/3/2019). - REUTERS/Tiksa Negeri
Polisi berdiri di lokasi jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET 302, di dekat Kota Bishoftu, 62 kilometer dari tenggara Ibukota Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (10/3/2019). - REUTERS/Tiksa Negeri

Bisnis.com, JAKARTA -- Hanya sekitar 6 menit setelah lepas landas dari Bandara Bole, Addis Ababa, Ethiopia, pesawat milik Ethiopian Airlines jatuh di dekat Bishoftu, Ethiopia, Minggu (10/3/2019).

Tragedi yang menimpa pesawat Ethiopian Airlines bernomor registrasi ET-AVJ itu mengingatkan masyarakat pada peristiwa serupa di Indonesia, 29 Oktober 2018. Saat itu, pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang diperasikan Lion Air jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat (Jabar) beberapa menit setelah lepas landas.

Peristiwa Lion Air nomor registrasi PK-LQP menewaskan 189 orang, sedangkan tragedi yang menimpa Ethiopian Airlines memakan 157 korban jiwa. Jatuhnya kedua pesawat itu memiliki kesamaan dalam hal waktu terjadinya kecelakaan.

Pada peristiwa Lion Air PK-LQP, pesawat jatuh setengah jam setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pesawat Ethiopian Airlines ET-AVJ juga jatuh tak lama usai take off dari Addis Ababa menuju ibu kota Kenya, Nairobi.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top