Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Diet kantong plastik. - Antara/Wahyu Putro A
Premium

Kantong Plastik Tidak Gratis dan Ketiadaan Regulasi Pemerintah

06 Maret 2019 | 14:55 WIB
Program Kantong Plastik Tidak Gratis sudah berlangsung selama hampir sepekan terakhir. Bagaimana perkembangannya?

Bisnis.com, JAKARTA -- Belum semua ritel atau pasar modern menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG), saat ini. Padahal, Asosasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) telah mendeklarasikan kebijakan plastik berbayar di anggotanya sejak 1 Maret 2019.

Salah satu ritel yang belum menerapkan kebijakan KPTG adalah Indomaret. Berdasarkan pantKauan Bisnis, ritel modern milik PT Indomarco Prismatama itu belum menarik bayaran dari tiap kantong plastik yang digunakan konsumen.

Saat Bisnis menyambangi salah satu gerai Indomaret di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019), tidak terlihat adanya pengumuman kebijakan KPTG di dalam toko. Saat transaksi, kantong plastik juga masih ditawarkan petugas kasir kepada konsumen.

Tarif plastik juga tidak tertera dalam nota yang dikeluarkan kasir. Padahal, jika kebijakan KPTG diterapkan, maka harga kantong plastik harus dicantumkan dalam setiap bukti pembayaran.

Temuan berbeda didapat saat Bisnis mengunjungi ritel milik PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk., yakni Alfamart. Pengumuman mengenai pengenaan tarif untuk plastik juga dipasang di kasir.

“Sekarang kalau pakai kantong plastik bayar Rp200 per plastik. Ini kebijakan di semua Alfamart, sudah lama ini,” ujar seorang petugas kasir di Alfamart di kawasan Sunter, Jakarta Utara, kepada Bisnis.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top