Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Infografik biodiesel. - Bisnis/Ilham Nesabana
Premium

Biodiesel, Gantungan Masa Depan Energi Nasional?

26 Februari 2019 | 16:09 WIB
Dibutuhkan formulasi penerapan biodiesel yang bisa menguntungkan semua pihak, agar Indonesia mampu mengurangi belenggu ketergantuan impor minyak.

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia merupakan jazirah minyak sawit yang kelak siap menggantikan posisi negara-negara Timur-Tengah dalam hal pasokan bahan bakar dunia. Tren global yang kian masif mencari bahan bakar dari sumber terbarukan, menguntungkan posisi salah satu negara pemilik perkebunan sawit terbesar di dunia ini. 

Bahkan, Badan Pangan Dunia (Food Agriculture Organization/FAO) menempatkan Indonesia sebagai negara produsen kelapa sawit terbesar di Asean maupun dunia, sekaligus menjadi negara eksportir terbesar. Indonesia mengungguli produsen terbesar lainnya seperti Malaysia, Thailand, Nigeria, Kolombia, dan Papua Nugini.

Dalam hal energi baru terbarukan, pemerintah pun telah melirik potensi besar tersebut. Terdapat program yang mengarahkan sawit sebagai sumber energi menggantikan Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Sejak 2006, pemerintah telah menerbitkan beleid berupa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2006 tentang Bahan Bakar Nabati (BBN). Hal itu menandai dimulainya program produksi dan konsumsi BBN, di mana ditargetkan pada 2025 bisa mencapai 5% dari bauran energi nasional. 

Petani memindahkan kelapa sawit hasil panen ke atas truk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/4/2018)./JIBI-Rachman

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top