Mudik Lebaran, Jaringan Telekomunikasi Beroperasi dengan Baik

Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai kemampuan jaringan telekomunikasi bergerak sudah menunjukkan kesiapan untuk mendukung kebutuhan selama musim mudik Lebaran 2018.
Dhiany Nadya Utami | 17 Juni 2018 10:56 WIB
Petugas teknisi XL memeriksa perangkat jaringan BTS 4G di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/6). - Antara/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA- Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai kemampuan jaringan telekomunikasi bergerak sudah menunjukkan kesiapan untuk mendukung kebutuhan selama musim mudik Lebaran 2018.

“Dari sisi kapasitas, jangkauan dan kekuatan sinyal sehingga dalam kurun prosesi Lebaran 2018 dapat dipastikan beroperasi dengan baik,” ungkap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli dalam keterangan pers yang dikutip Bisnis, Minggu (17/6/2018).

Menurut pria yang juga Kepala Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) ini, sebelum arus mudik Lebaran Kemenkominfo dan BRTI meminta kepada operator telekomunikasi untuk memastikan performansi atau daya kinerja jaringan telekomunikasi mampu melayani pelanggan dengan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.

“Saya telah meminta operator seluler melakukan pengujian secara saksama di daerah-daerah tujuan mudik, lokasi-lokasi kepadatan dan jalur mudik. Di kota-kota tujuan mudik rute-rute pengujian juga diperluas, sehingga dapat dijamin coverage dan kekuatan sinyal yang diharapkan. Kami di BRTI juga akan melakukan pengawasan pelaksanaan pengujian dan mengevaluasi hasilnya,” jelas Ahmad.

Adapun mengenai daya dukung tambahan untuk jaringan layanan telekomunikasi, Kementerian Kominfo dan BRTI juga meminta operator telekomunikasi untuk menambah kemampuan jaringan dan layanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari kota asal ke kota tujuan mudik.

Dia menyebut ada 2 sisi daya dukung yang disediakan. Pertama, tambahan kemampuan jaringan dengan penempatan mobile BTS di area-area kepadatan yang tinggi dan penambahan kapasitas jaringan di jalur mudik pada umumnya dan daerah tujuan mudik.

Kedua, pelayanan tambahan melalui posko-posko dan agen-agen penjualan pulsa yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat ketika dalam perjalanan.

Tag : operator telekomunikasi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top