Ini Dia Alas Duduk Anti Kantuk Kreasi Mahasiswa Malang

Tiga mahasiswa jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang menemukan alat untuk mengurangi kecelakaan di jalan raya dengan alat diberi nama Alakantuk atau alas duduk anti-kantuk.
Newswire | 26 Juni 2017 12:44 WIB
Petugas mengatur arus lalu lintas saat memberlakukan sistem 'contra flow' (melawan arus) di jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (22/6). - Antara/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, MALANG—Tiga mahasiswa jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) Malang menemukan alat untuk mengurangi kecelakaan di jalan raya dengan alat diberi nama Alakantuk atau alas duduk anti-kantuk.

Menurut salah seorang penemu Alakantuk, Prayoga Bintang Primawan di Malang, Jawa Timur, Senin (25/6/2017), alat tersebut diciptakan karena melihat tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas di Indonesia yang disebabkan oleh faktor pengemudi yang mengantuk.

Alakantuk merupakan inovasi alas duduk yang mampu meningkatkan detak jantung manusia melalui getaran. Prinsip kerjanya berawal dari sensor detak jantung yang terpasang di pergelangan tangan.

“Ketika detak jantung terbaca di bawah angka normal, alas duduk bisa menciptakan getaran yang memicu detak jantung kembali meningkat, kata Prayoga.

Alat yang bisa digunakan ketika berkendaraan tersebut, terdiri dari beberapa komponen yaitu alas duduk dan gelang. Dalam alas duduk terdapat komponen elektronik berupa penggetar, sedangkan pada gelang terdapat sensor detak jantung.

Pada saat bergetar, detak jantung meningkat, aliran darah juga meningkat. Hasilnya, pengemudi menjadi lebih fokus dalam berkendara.

Menurut Prayoga, Alakantuk merupakan solusi yang tepat bagi para sopir kendaraan roda empat yang memiliki jam kerja lebih dari 12 jam per hari. Alakantuk ini bisa digunakan 3 hingga 4 jam per hari secara terus-menerus dan memudahkan para pengguna di kondisi yang darurat.

Penggunaan Alakantuk sangat mudah, cukup dengan memasang komponen-komponen pada tubuh. Ketiga mahasiswa pencipta alat ini masih akan mengembangkan Alakantuk lebih lanjut dan berencana memperbaiki desain untuk meningkatkan kenyamanan bagi pengguna.

Alakantuk merupakan inovasi mahasiswa yang diikutkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karya Cipta (PKM KC). Proses penemuan dan pembuatan alat ini berada di bawah bimbingan dosen Haslinda Kusumaningsih.

Tag : kecelakaan lalu lintas
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top