iSeller Teken MoU dengan Perusahaan Distributor POS di Malaysia

 ‘iSeller’ platform bisnis digital berbasis omni-channel mulai melebarkan sayap ke pasar Asia dengan kesepakatan kerjasama ekslusif dengan salah satu perusahaan distributor POS terbesar di Malaysia, ‘GO-POS’.
Mia Chitra Dinisari | 08 Oktober 2018 09:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - ‘iSeller’ platform bisnis digital berbasis omni-channel mulai melebarkan sayap ke pasar Asia dengan kesepakatan kerjasama ekslusif dengan salah satu perusahaan distributor POS terbesar di Malaysia, ‘GO-POS’.

Penandatanganan dilakukan di JCC Senayan bertepatan dengan pameran ‘Franchise & License Expo Indonesia’ yang diikuti keduanya.

CEO iSeller, Jimmy Petrus menyampaikan, melalui kerjasama dengan GO-POS ini, kedepannya brand iSeller akan resmi masuk ke Malaysia. "Setelah kami mengevaluasi dan merespon sejumlah permintaan merchant kami di Malaysia, hari ini iSeller sepakat menggandeng GO-POS sebagai ekslusif partner kami di Malaysia,” ungkap Jimmy dalam siaran resminya.

Jimmy juga menjelaskan, alasan iSeller menggandeng GO-POS, karena melihat GO-POS ini merupakan salah satu perusahaan distribusi POS terbesar di Malaysia. Hingga saat ini, GO-POS telah menjalin kerjasama dengan hampir 800 brand di Malaysia.

“Harapan kami tentunya akuisisi merchant iSeller di Malaysia dapat meningkat dan dapat berkontribusi membantu para pengusaha di Malaysia dalam mengembangkan bisnis mereka sama seperti yang kami lakukan di Indonesia tentunya.” tambahnya.

Secara garis besar, iSeller merupakan platform berbasis cloud yang memungkinkan pedagang memantau laporan penjualan dan inventori barang secara online ataupun offline melalui layanan point of sale (POS).

Selain menyediakan platform POS digital, iSeller juga menyediakan layanan pembuatan toko online, sinkronisasi dengan beberapa penyedia jasa logistik, dan fitur untuk menerima berbagai macam jenis pembayaran termasuk kartu kredit dan pembayaran jaman now seperti GO-PAY.

Lebih jauh Jimmy juga memaparkan, sejalan dengan visi kami untuk terus berekspansi secara global, selain Malaysia, hingga akhir tahun 2018 ini mereka menargetkan untuk menyasar industri UKM di Singapura, Vietnam dan Australia.

Tag : fintech
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top