Teradata Dorong Teknologi 4D Analytics

Perusahaan data dan analytics berbasis cloud Teradata memperkenalkan solusi terbarunya bernama 4D Analytics untuk membantu perusahaan mengoperasikan Internet of Things (IoT) dengan cara menggabungkan data lokasi geopasial 3D menjadi 4D.
Sholahuddin Al Ayyubi | 11 Juli 2018 06:57 WIB
Presiden Direktur Teradata Indonesia Erwin Sukiato menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers, di Jakarta, Rabu (7/2). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan data dan analytics berbasis cloud Teradata memperkenalkan solusi terbarunya bernama 4D Analytics untuk membantu perusahaan mengoperasikan Internet of Things (IoT) dengan cara menggabungkan data lokasi geopasial 3D menjadi 4D.

President Director Teradata Indonesia Erwin Sukiato mengemukakan Teradata akan mendorong industri untuk melakukan transformasi digital melalui solusi 4D Analytics tersebut.

Menurutnya, perangkat akan lebih pintar saat digabungkan dengan solusi tersebut dan membantu industri lebih efisien dan aman dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia.

"Jadi sejumlah perangkat seperti connected car, armada, pesawat, lalu lintas dan perangkat yang dapat dikenakan seperti weareble bisa lebih pintar dengan disuguhkannya analitik baru ini kepada mereka," tuturnya, Rabu (11/7/2018).

Dia berpandangan teknologi baru itu dinilai sangat relevan untuk aplikasi edge computing mengelola banyak data lokasi dan waktu yang terus berubah. Edge computing merupakan metode untuk mengoptimalkan komputasi awan dengan membawa proses ke perangkat jadi sumber data seperti IoT.

"Kita berada diambang ledakan besar aplikasi IoT dan menggunakan kasus-kasus yang didukung oleh analisis canggih," katanya.

Dia berpandangan tren IoT dewasa ini menjanjikan keuntungan yang sangat besar untuk industri yang menerapkan teknologi tersebut.  IoT bisa menjadi investasi yang penting dalam menjalankan bisnis.

"4D analytics ini bisa digunakan untuk kota pintar dan dipakai juga di perusahaan asuransi. Misalnya, satu perusahaan asuransi bisa menentukan kepantasan calon nasabah dalam mendapatkan asuransi secara langsung," ujarnya.

 

Tag : teknologi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top