Facebook Buat Panduan untuk Politisi Kampanye Melalui Media Sosial

Facebook memperkenalkan Panduan Facebook dan Instagram bagi politisi dan partai politik kampanye di media sosial.
Jaffry Prabu Prakoso | 06 Juli 2018 20:24 WIB
Facebook - Reuters/Regis Duvignau

Bisnis.com, JAKARTA – Facebook memperkenalkan Panduan Facebook dan Instagram bagi politisi dan partai politik kampanye di media sosial.

Public Policy Lead Facebook Indonesia Ruben Hattari mengatakan panduan ini berisi praktik terbaik dalam berinteraksi dengan para pendukung, serta memastikan agar kredibilitas akun dan halaman Facebook mereka terjaga dengan baik.

“Kami tidak ingin ada orang yang menggunakan alat kami untuk mengacaukan demokrasi. Kami ingin memastikan bahwa kredibilitas akun para politisi dan partai politik terjaga dengan baik. Sehingga, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan informasi yang terpercaya serta perspektif yang beragam,” katanya, Jumat (6/7/2018).

Melalui panduan ini politisi dan partai politik dapat menemukan informasi mengenai cara menggunakan Facebook dan Instagram secara efektif, membuat konten yang baik dan informatif, serta mengoptimalkan pemakaian fitur serta iklan di Facebook/Instagram guna membangun percakapan yang otentik, informatif, menarik, dan bermakna.

Ruben menjelaskan politisi juga dapat mempelajari praktik terbaik penggunaan Facebook dan Instagram untuk kebutuhan kampanye politik mereka.

Panduan ini juga berisi informasi teknis tentang bagaimana cara untuk menggunakan fitur unik seperti Facebook Live dan Balasan Instan serta memoderasi komentar di Instagram.

Facebook sedang berupaya mengurangi penyebaran berita palsu dan membuat perubahan guna mencegah oknum kejahatan memanfaatkan misinformasi untuk mengacaukan proses demokrasi.

Bukan hanya itu, Ruben menambahkan melakukan perja sama dengan Bawaslu dengan melakukan pelatihan cara mendeteksi berita palsu atau hoaks.

"Kami mengirimkan email pemberitahuan mengenai keamanan online kepada admin Halaman politisi dan partai politik," ujarnya.

Tag : facebook
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top