Huawei Global Analyst Summit (HAS) 2018 di China: 89% Trafik Internet Bakal Dikuasai Video

Huawei memprediksi jumlah koneksi di seluruh dunia pada tahun 2025 akan mencapai 100 miliar koneksi.
Herdiyan | 18 April 2018 08:28 WIB
Director of the Board and Chief Strategy Marketing Officer Huawei, William Xu dalam rangkaian acara Huawei Global Analyst Summit (HAS) 2018 di Shenzen, China - Herdiyan

Bisnis.com, SHENZEN, CHINA — Huawei merilis laporan Huawei Global Industry Vision (GIV) 2025 yang menawarkan berbagai wawasan tentang tren industri terkini dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Dalam laporan tersebut, Huawei memprediksi jumlah koneksi di seluruh dunia pada tahun 2025 akan mencapai 100 miliar koneksi. 

Prediksi lain adalah konten video akan menyumbang 89% dari trafik data serta 86% perusahaan global akan mengadopsi AI dengan total potensi ekonomi digital yang mencapai US$23 triliun

Director of the Board and Chief Strategy Marketing Officer Huawei, William Xu mengatakan lewat inovasi tanpa henti, Huawei akan membuka lembaran cetak biru pengembangan industri sekaligus mengajak seluruh sektor bisnis untuk ambil bagian dalam dunia yang cerdas dan terhubung sepenuhnya. 

“Kami akan bekerja sama dengan mitra global kami untuk menjadikan semua hal itu nyata,” katanya dalam Huawei Global Analyst Summit (HAS) 2018 dengan tema Envision a Fully Connected, Intelligent World di Shenzhen, China, Selasa (17/4/2018).

Ajang tahunan tersebut dihadiri oleh lebih dari 500 analis, key opinion leader, dan perwakilan media dari industri telekomunikasi, internet, dan keuangan. Pada acara itu, Huawei membagi visi tentang dunia serba cerdas di masa depan.

"Huawei membagi visi dan misi baru yaitu menghadirkan dunia digital kepada setiap manusia, rumah, dan organisasi demi terciptanya sebuah dunia serba cerdas dan terhubung,” ujar Rotating Chairman Huawei Eric Xu.

Huawei juga menegaskan posisinya sebagai pionir dunia yang serba cerdas, sekaligus membagikan strategi perusahaan serta berbagai inisiatif terkini. 

Selain membuka pertemuan tersebut, dia kemudian memaparkan tentang manfaat dari dunia digital dan teknologi artifial intelligence (AI) bagi setiap manusia, rumah dan organisasi, sekaligus berbagai tantangan yang tengah dihadapi dunia industri.

“Dalam dunia yang serba hebat saat ini, Huawei ingin sekali menjadi perusahaan yang hebat. Kami ingin mengantarkan manusia ke standar peradaban berikutnya. Hal tersebut merupakan landasan visi dan misi baru kami untuk menghadirkan dunia digital kepada setiap manusia, rumah, dan organisasi untuk dunia yang serba cerdas dan terhubung sepenuhnya,” kata Eric.

Lebih jauh, Eric mengatakan lewat visi baru tersebut, Huawei diklaim akan menjadi perintis jalan menuju dunia yang serba cerdas dengan fokus terhadap infrastruktur TIK dan perangkat cerdas.

Huawei menargetkan agar seluruh portofolio produk dan solusi komputasi awan, jaringan, dan perangkat untuk semakin kompetitif serta menghadirkan pengalaman yang belum pernah terbayangkan sebelumnya pengguna lewat adaptasi teknologi berbasis AI.

Eric menutup sesinya dengan berbagai skenario solusi Huawei berbasis AI yang akan dirilis pada perhelatan Huawei Connect mendatang di Shanghai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
huawei

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top