Telkomsel Mulai Gelar 4G di 2.300 MHz, Tidak Semua Smartphone Compatible

Saat ini jumlah perangkat yang mendukung LTE band 40 sehingga bisa berfungsi di frekuensi 2.300 MHz jumlahnya masih terbatas.
Sholahuddin Al Ayyubi | 03 Desember 2017 15:47 WIB
Direktur Planning and Transformation Telkomsel Edward Ying (dari kiri) bersama Direktur Utama Ririek Adriansyah, dan Direktur Network Bob Apriawan memperlihatkan surat keterangan laik operasi (SKLO) dari Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Kemkominfo, di Jakarta, Selasa (28/11). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) akhir tahun ini mulai menggelar layanan 4G LTE di frekuensi 2.300 MHz. Ternyata, tidak semua gawai berteknologi 4G LTE bisa berfungsi di frekuensi baru ini.

Chief Executive Officer (CEO) Telkomsel Ririek Adriansyah mengemukakan saat ini jumlah perangkat yang mendukung LTE band 40 – sehingga bisa berfungsi di frekuensi 2.300 MHz – jumlahnya masih terbatas.

Namun, vendor ponsel pintar yang menyediakan perangkat yang sesuai (compatible) dengan teknologi LTE di band 40 semakin banyak. Pertumbuhan ini mendorong Telkomsel mempercepat pemanfaatan spektrum 2.300 MHz.

"‎Jadi sampai saat ini, kami terus bergerak cepat setelah pengumuman pemenang lelang spektrum 2,3 GHz, agar pelanggan dapat secepatnya merasakan pengalaman mobile broadband Telkomsel yang lebih baik," tuturnya, ‎Rabu (29/11).

Sebelum Telkomsel, baru Smartfren dan beberapa operator broadband wirelss access (BWA) yang menggelar layanan seluler di rentang frekuensi 2.300 MHz.

Direktur Utama PT Smartfren Telecom Tbk. Merza Fachys mengakui, saat Smartfren mulai mengoperasikan spektrum 2.300 MHz, belum banyak vendor ponsel pintar yang membuat perangkat sesuai untuk LTE band 40.

Namun saat ini, semakin banyak vendor yang mulai membuat perangkat untuk mendukung LTE band 40 tersebut termasuk smartphone berharga murah.

"Setelah China Telcom mengoperasikan layanan 4G LTE di band 40, semua vendor baik itu yang memproduksi handset low end maupun high end sudah mulai memproduksi dengan kemampuan 4G LTE di frekuensi 2.300 MHz," ujarnya.

Keuntungan Tersendiri

Menurut Merza, layanan 4G LTE di band 40 memiliki keuntungan tersendiri. Smartfren memiliki keleluasaan dalam mengatur trafik data up link dan down link. Layanan 4G LTE Smartfren saat ini disetel menyediakan kapasitas unduh lebih besar.

"‎Sehingga user experience pelanggan dalam mengakses Internet kini jauh lebih cepat. Selain itu operator yang memiliki jaringan 4G LTE di frekuensi 2.300 Mhz juga jauh lebih lebih efesien dalam memanfaatkan spektrum radio yang dimilikinya," tuturnya.

Direktur Marketing Advan, Tjandra Lianto menilai kehadiran layanan 4G LTE di frekuensi 2.300 MHz akan  berdampak pada semakin meluasnya ekosistem 4G LTE di Indonesia.

"‎Hampir semua handset 4G keluaran baru sudah mendukung LTE di band 40 atau 2.300 MHz. Kondisi ini sangat berbeda dari 2 tahun lalu karena hanya segelintir handset yang mendukung band LTE tersebut," katanya.

Saat ini, ‎Advan menyediakan sejumlah varian yang bisa menggunakan layanan seluler di rentang frekuensi 2.300 MHz seperti Advan G1, G1 Pro, dan A8.

“‎Kami terbuka dan siap bekerja sama dengan Telkomsel seperti program bundling yang kini menjadi opsi menarik bagi pelanggan, karena dapat menawarkan banyak benefit kepada pelanggan," ujarnya.

‎Country Lead Lenovo Indonesia, Adrie R Suhadi yang menjelaskan semua perangkat Lenovo dan Motorola sudah penuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan mendukung layanan seluler di band 40.

"Ini disebabkan penggunaan LTE band 40 memiliki teknologi yang lebih maju sehingga bisa memberikan user experience yang jauh lebih baik," tuturnya.

Tag : penataan frekuensi
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top