Tunaiku Perluas Layanan di Makasar dan 7 Kota Lain

Tunaiku, perusahaan rintisan finansial berbasis teknologi, memperluas cakupan bisnis ke luar Jabodetabek dan Surabaya yang hingga kini masih menjadi target utamanya.
Newswire | 22 November 2017 18:49 WIB
Ilustrasi Financial Technology - channelasia

Bisnis.com, JAKARTA - Tunaiku, perusahaan rintisan finansial berbasis teknologi, memperluas cakupan bisnis ke luar Jabodetabek dan Surabaya yang hingga kini masih menjadi target utamanya.
 
Hal itu dilakukan karena melihat kebutuhan dan cakupan bisnis yang menjadi target  pada akhir caturwulan 2017 ini.

Tunaiku resmi memperluas cakupan bisnis ke delapan kota baru antara lain Bandung, Semarang, Medan, Palembang, Padang, Pekanbaru, Bandar Lampung, dan Makassar. Kedelapan kota besar ini dinilai sangat potensial untuk pengembangannya.
 
"New cities new target," tegas Vishal Tulsian, CEO Tunaiku, dalam keterangan tertulis, Rabu (22/11).  

Sejak dirilis ke publik pada September 2016, Tunaiku tumbuh menjadi marketplace bagi masyarakat yang hendak meminjam uang.

Pihak peminjam yang ditargetkan oleh Tunaiku sejauh ini adalah para peminjam personal dan perusahaan usaha kecil menengah (UKM).

Salah satu target kuat berikutnya Tunaiku adalah Makasar. Penyedia layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech) masuk menyasar pasar keuangan Makassar dengan total populasi penduduk 5 juta orang.

Tunaiku fokus kepada masyarakat pengguna teknologi internet berusia 20 tahun-35 tahun.

"Kami optimistis setelah melihat antusias masyarakat peminjam khususnya area Makasar. Padahal baru kami fokuskan pada pertengahan Oktober lalu," ujar Vishal.

Pemilihan Makasar dan 7 kota lainnya sudah berdasarkan hasil analisa dan permintaan pasar Tunaiku. Hal ini mulai terlihat sejak pembukaan pertengahan Oktober lalu, sangat terasa sekali dari masuknya ratusan aplikasi peminjaman uang melalui website dan mobile apps Tunaiku.

Tunaiku terus mengembangkan ekosistem keuangan yang mudah, aman, dan cepat bagi seluruh user internet yang mengakses Tunaiku melalui website atau mobile apps yang tersedia.

Berdasarkan pertumbuhan peminjam, saat ini telah mencapai 43.000 nasabah Tunaiku. Dengan kelompok peminjam mulai dari Rp2juta sampai Rp20juta, dan tenor pengembalian pinjaman 6 bulan - 20 bulan.

Belum lama ini Tunaiku berhasil memperoleh penghargaan Digital Marketing Award yang diselenggarakan oleh majalah Marketing.

Penilaian yang diberikan berdasarkan performa penggunaan website sebagai digital marketing.

"Akses keuangan saat ini makin mudah, semua ada dalam genggaman kita, just click, dan transaksi bisnis pun dimulai," kata Vishal.

Target kebutuhan finansial masyarakat memang kini terasa semakin praktis dan mudah dijangkau.

Masyarakat semakin mudah mengakses internet, dibantu dengan pengunaan ponsel pintar (smartphone) yang semakin marak di Indonesia, menjadi potensi untuk perkembangan teknologi digital. Layanan keuangan pun menjadi mudah diakses dengan kehadiran teknologi, sehingga banyak lembaga yang mulai menggarap sektor industri ini dengan menyasar pasar potensial.

Data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan pengguna Internet aktif di negara ini mencapai 88,1 juta orang.

Angka ini sudah tumbuh lebih dari lima kali lipat dibandingkan dengan  10 tahun sebelumnya, hanya 16 juta orang pengguna Internet. Pemakai smartphone diprediksi mencapai 90 juta orang pada 2019.





Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
digital

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top