Startup Diprediksi Tumbuh Pesat Hingga 2020

Bisnis rintisan (startup) diprediksi akan bertumbuh pesat dengan didukung ekosistem digital yang berkembang ke arah positif.
Agne Yasa | 17 Maret 2017 23:00 WIB
Startup - olpreneur.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis rintisan (startup) diprediksi akan bertumbuh pesat dengan didukung ekosistem digital yang berkembang ke arah positif.

Ketua Dewan Pembina Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI) Fransiscus Budi Pranata memperkirakan startup akan tumbuh pesat (booming) pada 2020 di Indonesia. Hal ini sejalan dengan dukungan pemerintah dan swasta, salah satunya melalui Gerakan Nasional 1.000 startup digital.

"Dalam 3 tahun ke depan bahkan diprediksi jumlah startup akan meningkat hingga 13.000 startup meskipun dibandingkan dengan Amerika Serikat dan India, jumlah startup Indonesia saat ini masih cukup jauh," ujar Fransiscus di Jakarta pada Jumat (17/3/2017).

Data dari Startupranking.com, mencatat Indonesia berada di peringkat ketiga di dunia dengan jumlah startup mencapai 1.391. Adapun peringkat pertama ditempati Amerika Serikat dengan 8.438 startup dan India menyusul di posisi kedua dengan 3.323 startup.

Fransiscus mengungkapkan ke depannya startup akan semakin berkembang, untuk pertumbuhan e-commerce juga mencapai 50% dari tahun ke tahun dengan nilai miliaran.

Selain itu, dia memprediksi, financial technology (fintech) juga akan berkembang dan mengancam sektor perbankan. Kemudian, sektor logistik juga akan berkembang seiring kebutuhan e-commerce yang meningkat.

"Ada 5 kali dari satu perusahaan logistik juga belum cukup mampu menampung pertumbuhan e-commerce," pungkasnya.

Tag : StartUp
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top