Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kini Transaksi Lintas Negara Indonesia-Thailand Bisa Pakai QR Code

Kerja sama antara Bank Indonesia dan Bank of Thailand, membuat konsumen dan pedagang di kedua negara dapat melakukan dan menerima pembayaran QR lintas negara untuk transaksi barang dan jasa.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 17 Agustus 2021  |  13:53 WIB
Kini Transaksi Lintas Negara Indonesia-Thailand Bisa Pakai QR Code
Kantor Bank Indonesia di Jakarta - Reuters/Iqro Rinaldi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dan Bank of Thailand (BOT) meluncurkan kerja sama pembayaran QR untuk transaksi lintas negara (cross border) antara kedua negara pada Selasa (17/8/2021).

Dalam siaran persnya, Bank Indonesia menyebutkan, melalui kerja sama tersebut konsumen dan pedagang di kedua negara dapat melakukan dan menerima pembayaran QR lintas negara untuk transaksi barang dan jasa.

Kerja sama ini merupakan yang pertama menghubungkan operator sistem pembayaran ritel di kedua negara. Selain itu, kerja sama ini juga menandai tonggak penting dalam inisiatif Asean Payment Connectivity, yang bertujuan untuk mempromosikan integrasi keuangan di kawasan ini.

Launching hari ini merupakan bagian dari proyek percontohan, yang bertujuan untuk memastikan kelancaran interkoneksi dan membuka jalan bagi pelanggan, pedagang, dan operator, sebelum untuk diluncurkan secara komersial penuh tahun depan.

Pada tahap ini, pengguna dari Indonesia dapat menggunakan aplikasi pembayaran seluler mereka untuk memindai QR Code Thailand untuk melakukan pembayaran ke merchant di seluruh Thailand.

Sebaliknya, pengguna dari Thailand kini dapat menggunakan aplikasi pembayaran mobile untuk memindai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk membayar barang dan jasa serta transaksi e-commerce lintas batas.

Layanan ini akan memacu transaksi lintas batas khususnya setelah perjalanan internasional kembali dilanjutkan, mengingat pariwisata akan menjadi sektor utama yang akan sangat diuntungkan dari layanan ini karena banyaknya arus wisatawan antara kedua negara.

Fase komersial penuh akan diluncurkan pada kuartal pertama 2022. Selama fase ini, lebih banyak bank atau lembaga non-bank yang berpartisipasi diharapkan untuk bergabung.

Pada masa mendatang, layanan ini akan diperluas untuk memungkinkan pengguna di kedua negara melakukan transfer dana secara real-time dengan mudah dengan merujuk nomor ponsel penerima.

Sugeng, Deputi Gubernur BI mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan milestone dari Cetak Biru Sistem Pembayaran Indonesia 2025, khususnya di pembayaran ritel. Skema ini menghubungkan pembayaran lintas batas melalui interkoneksi kode QR nasional kedua negara kita.

Dia menjelaskan salah satu aspek yang menarik dari proyek ini adalah penggunaan kuotasi langsung dari nilai tukar mata uang lokal yang disediakan oleh bank-bank Dealer Cross Currency yang Ditunjuk (ACCD) di bawah Kerangka Penyelesaian Mata Uang Lokal (LCS) untuk meningkatkan efisiensi transaksi, sehingga menurunkan biaya transaksi.

"Hasil signifikan yang diharapkan dari proyek pembayaran lintas batas pertama ini tidak hanya untuk memfasilitasi transaksi di sektor pariwisata tetapi juga untuk membantu UKM di kawasan wisata. Proyek ini juga akan meningkatkan inklusi keuangan, ekonomi digital inklusif, dan transaksi e-commerce," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/8/2021).

Ronadol Numnonda, Deputi Gubernur BOT menggarisbawahi pentingnya konektivitas sistem pembayaran lintas batas ini, setelah terus mengejar inisiatif serupa di kawasan baru-baru ini di bawah inisiatif Konektivitas Pembayaran Asean.

"Kami percaya bahwa pembayaran QR lintas batas ini akan menghasilkan alternatif pembayaran ritel yang lebih aman, efisien, dan hemat biaya bagi masyarakat umum," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor bank indonesia thailand QRIS
Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top