Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi -Suasana pekerja di ruang produksi pabrik rokok PT Digjaya Mulia Abadi (DMA) mitra PT HM Sampoerna, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (16/6/2020). - Antara / Siswowidodo
Premium

Indeks Manufaktur Indonesia dan Asean, Inflasi Serta Ekspor jadi Penekan

01 Maret 2021 | 08:47 WIB
Indeks Manufaktur dari 7 negara yang disurvei di Asia Tenggara, tertinggi berada di Singapura.

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja perusahaan manufaktur di Asia Tenggara berbalik melemah pada bulan kedua 2021. 

Pelemahan ini sekaligus menjadi sinyal pertama dalam 4 bulan terakhir. Para responden, yakni para manajer pembelian yang sebelumnya menunjukkan optimisme kinerja manufaktur akan membaik, justru berbalik mengalami pembalikkan saat ramadhan dan lebaran sudah menghitung hari. 

Bagi industri manufaktur, lompatan pesanan biasanya terjadi jelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. 

IHS Markit merekam penurunan indeks karena melambatnya produksi pabrik akibat penurunan volume pesanan. 

Kondisi ini juga menempatkan optimisme para manajer pembelian turun hingga di bawah level September 2020 lalu. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top