Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Industri petrokimia. - Antara / Yudhi Mahatma
Premium

Indeks Manufaktur Indonesia Pulih! PMI Asia Tenggara Masih Netral

01 Desember 2020 | 08:55 WIB
IHS Markit melaporkan Indeks Manufaktur Indonesia (PMI) berada pada level ekspansi 50,6 pada November 2020. Pulih dari sebelumnya. Bagaimana di Asia Tenggara?

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Manufaktur Indonesia pada Oktober 2020 mencatatkan rekor karena menembus level ekspansi. 

Survei bulanan yang dikeluarkan oleh IHS Markit mencatat,  Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia berada pada level 50,6 di November. Nilai ini melonjak dibandingkan posisi Oktober yang berada pada level 47,8. Bahkan dengan posisi November 2020 ini maka rata-rata indeks manufaktur Indonesia menjadi 49,2. Posisi paling kuat semenjak Q3/2019.

"Menyusul dilonggarkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada pertengahan Oktober lalu, perusahaan telah meningkatkan produksi tercepat sejak survei diselenggarakan 9,5 tahun lalu," ulas Bernard Aw, Principal Economist at IHS Markit dalam laporannya, Selasa (1/12/2020). 

Dengan realitas ini, IHS Markit meyakini idiom bahwa jalur produksi yang baik akan menciptakan peningkatan volume  produksi dan permintaan. 

Dalam survei indeks manufaktur ini, angka 50 menjadi garis tengah. Negara dengan hasil survei di bawah 50 menunjukkan manufakturnya sedang mengalami pelemahan. Sedangkan angka di atas 50 menunjukkan terjadinya peningkatan produksi dan ekspansi. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top