Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPS Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Pukul 11.00, Konsensus Ekonom -4,72 Persen

Angka-angka tersebut akan dirilis langsung oleh Kepala BPS, Suhariyanto, secara live streaming yang dapat disaksikan di youtube BPS (BPS Statistics).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  05:54 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memberikan paparan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/2 - 2019). Bisnis
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memberikan paparan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/2 - 2019). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II/2020 hari ini, Rabu (5/8/2020), pada pukul 11:00 WIB.

Angka-angka tersebut akan dirilis langsung oleh Kepala BPS, Suhariyanto, secara live streaming yang dapat disaksikan di youtube BPS (BPS Statistics) atau pada tautan berikut https://www.youtube.com/results?search_query =bps+statistics.

Dari konsensus Bloomberg, pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi mengalami kontraksi hingga -4,72 persen dari rata-rata -4,70 persen.

Di antara konsensus tersebut, proyeksi kontraksi terdalam diberikan oleh UBS AG sebesar -8,82 persen. Sementara itu, Moody's Analytics masih memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 tumbuh positif 1,4 persen.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun ini bakal mengalami kontraksi di kisaran -3,5 persen hingga -5,1 persen dengan titik tengah di -4,3 persen.

Dia meyakini penurunan perekonomian akan tercermin dalam sektor penopang seperti perdagangan, manufaktur, pertambangan, dan transportasi.

Sebelumnya, Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 mengalami kontraksi yang cukup dalam.

Menurutnya, ekonomi Indonesia pada kuartal tersebut dapat terjerembap minus 4 persen hingga 6 persen. "Di kuartal II, kita jelas akan mengalami kondisi defisit atau negatif di 4-6 persen," ungkap Agus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertumbuhan ekonomi indonesia bps
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top