REA Group dan 99.co Bentuk Usaha Patungan

Bergabungnya REA Group dengan 99.co akan lebih mendorong penetrasi pasar properti di Australia dan Asia Tenggara.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  14:51 WIB
REA Group dan 99.co Bentuk Usaha Patungan
Deretan properti mewah di Singapura - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — REA Group telah menandatangani perjanjian untuk membentuk perusahaan patungan dengan 99.co yang merupakan situs jual beli properti digital yang berkantor pusat di Singapura.

Kerja sama tersebut bakal makin mengukuhkan REA Group untuk menciptakan pasar properti terbesar di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Singapura.

Gabungan dari dua perusahaan ini juga akan menawarkan properti marketplace paling besar di Singapura dan Indonesia sekaligus menjadi platform digital property untuk pelaku industri properti dalam membantu dan mengembangkan bisnisnya.

CEO REA Group Owen Wilson mengatakan bahwa perusahaan gabungan ini akan memaksimalkan pengetahuan dan kemampuan REA Group sebagai perusahaan properti digital nomor satu di Australia dan Asia Tenggara yang menjadi tujuan utama bagi pencari properti di seluruh Australia, Malaysia, Hong Kong, dan Thailand.

“Pasar Singapura sudah siap untuk disrupsi. Pelanggan kami di pasar ini menginginkan mitra industri sejati yang dapat memberikan produk terkemuka,” ujarnya melalui siaran pers, Kamis (10/10/2019).

Menurut Owen, bergabungnya REA Group dengan 99.co akan lebih mendorong penetrasi pasar properti di Australia dan Asia Tenggara.

“Kombinasi dari tim kami yang solid, teknologi terbaik, serta ahli digital, dan customer relationship akan mempercepat kemampuan kami dalam berkompetisi dan memenangi persaingan di Singapura dan Indonesia.”

Sementara itu, CEO & Co-Founder 99.co Darius Cheung mengatakan bahwa penggabungan kedua perusahaan akan meningkatkan kekuatan untuk bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.

“Kesempatan yang benar-benar luar biasa untuk bergabung dengan kekuatan tingkat dunia seperti REA Group, perusahaan yang juga berbagi pendekatan yang menekankan dan tertuju pada pelanggan,” ujar Cheung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perdagangan daring, properti

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top