TransNusa Siap Terbangi Rute Kupang – Dili - Darwin

TransNusa mendukung rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membuka kembali jalur penerbangan Kupang – Dili (Timor Leste) - Darwin (Australia).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 September 2019  |  21:16 WIB
TransNusa Siap Terbangi Rute Kupang – Dili - Darwin
Pesawat milik TransNusa - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, KUPANG – Maskapai penerbangan TransNusa mendukung rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membuka kembali jalur penerbangan Kupang – Dili (Timor Leste) - Darwin (Australia) untuk menghubungkan kembali ketiga negara itu yang sempat terhenti.

CEO PT TransNusa Aviation Mandiri Leo Budiman mengatakan saat ini jalur penerbangan Kupang - Dili sudah dilayani maskapai penerbangan domestik yang bermarkas di Kupang, NTT, itu.

"Untuk Darwin, kami juga yang akan melayani jalur tersebut, yang saat ini sedang dipersiapkan segala macam administrasinya," kata Leo di Kupang pada Sabtu (7/9/2019).

Dia menuturkan warga NTT, Timor Leste, dan Darwin adalah serumpun dengan persaudaraan yang erat, sehingga akan lebih sempurna bila ada transportasi udara langsung yang menghubungkan ke tiga kota tersebut.

Begitu pula, dengan wilayah Papua Nugini; Jayapura (Papua); dan Papua Barat akan dipelajari koneksinya dalam semangat memajukan wilayah timur Indonesia oleh TransNusa.

Menurutnya, jika pembukaan rute penerbangan ke Darwin sudah berjalan, nantinya dibuka lagi jalur penerbangan ke Papua Nugini dan Papua, sehingga semuanya saling terkoneksi.

"Untuk Darwin memang lagi dipersiapkan. Jika sudah terlaksana, nantinya membuka kembali hubungan kerja sama triangle antara Indonesia dengan Timor Leste dan Australia yang sempat dibuka beberapa tahun lalu," ujarnya.

Dia mengutarakan pada Jumat (6/9/2019) malam juga sudah ada pertemuan antara pihaknya bersama Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi; perwakilan Bandara Internasional Nicolau Lobato, Timor Leste; serta Kepala Unit Misi dan Representatif Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Timor Leste Joao Mendes Goncalves.

Sementara dari Indonesia diwakili Kepala Bidang Kerja Sama Ekonomi Asia Tenggara dan Asia Selatan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Devy Panggabean.

Setelah pertemuan itu, bersama dengan Wakil Gubernur NTT akan ada pertemuan lanjutan yang akan digelar di Darwin pada Oktober atau November mendatang.

"Kita berharap paling lambat November nanti sudah ada deal, sehingga kalau tidak akhir tahun 2019 atau awal tahun depan sudah mulai dibuka misi penerbangan ke Darwin," tambah Leo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
timor leste, trans nusa

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top