RI Target Perdagangan dengan Yordania Capai US$500 Juta pada 2020

Indonesia menargetkan volume perdagangan dengan Yordania mencapai US$500 Juta pada 2020. Tahun lalu perdagangan kedua negara menembus angka US$300 juta pada akhir 2018.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 31 Agustus 2019  |  18:38 WIB
RI Target Perdagangan dengan Yordania Capai US$500 Juta pada 2020
Presiden Indonesia Jordan Bisnis Council Mayra Andrea (tengah) bersama sejumlah pejabat Yordania, Foto: Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia menargetkan volume perdagangan dengan Yordania mencapai US$500 Juta pada 2020. Tahun lalu perdagangan kedua negara menembus angka US$300 juta pada akhir 2018.

Duta Besar Indonesia untuk Yordania Andy Rachmianto mengatakan pada semester pertama 2019, investor negara itudengan penduduk muslim terbesar dunia itu mencapai US$3,84 juta.

"Yordania adalah investor terbesar ke-4 setelah Uni Emirat Arab, Yaman dan Arab Saudi," katanya melalui rilis yang diterima Bisnis, Sabtu (31/8/2019).

Hingga kini, Indonesia masuk sebagai kelompok wisata terbesar ke lima setelah Amerika Serikat, Turki, dan Jerman. Adapun jumlah wisatawan Indonesia ke Yordania mencapai 45.000 orang pada 2018. Sedangkan wisman Yordania ke Indonesia hanya 5.700 orang.

Menurutnya, selama ini Indonesia mendukung penuh kepemimpinan Yang Mulia Raja Abdullah dalam mendukung bangsa Palestina dan Hashemite dari tempat suci umat Islam yaitu Masjidil Aqsa dan gereja Kristen di Yerusalem.

"Dukungan kami yang solid dan tak tergoyahkan kepada Palestina akan berlanjut sampai mereka mencapai negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai Ibukotanya," terangnya.

Sejak dekade terakhir, Indonesia telah memberikan sekitar US$12 Juta kepada 2000 pejabat dan non – pejabat Palestina melalui program peningkatan kapasitas.

Untuk mendukung perekonomian negara itu, pemerintah Indonesia baru-baru ini memberlakukan kebijakan tariff nol terhadap minyak zaitun dan kurma yang diimpor Palestina. Langkah-langkah itu dilakukan agar Indonesia mampu menjadi negara dengan perekonomian besar dunia.

Sementara itu, anggota dewan Kamar Perindustrian Amman (ACI) membahas prospek  memperkuat hubungan ekonomi kedua negara dengan delegasi ekonomi Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Indonesia Jordan Bisnis Council, Mayra Andrea.

Jordania menegaskan bahwa Kerajaan sedang berusaha untuk meningkatkan ekspor Yordania di seluruh dunia, terutama ke Indonesia.

"Kami mengundang majelis untuk ikut serta mengambil bagian dalam pameran dagang yang akan dijadwalkan pada bulan oktober mendatang untuk memamerkan produk - produk Yordania, terutama minyak Zaitun, kurma dan produk Dead Sea," kata Mayra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perdagangan

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top