Pacu Daya Saing IKM, Kemenperin Gelar IGDS Award 2019

Kementerian Perindustrian bakal menggelar Indonesia Good Design Selection (IGDS) Award 2019. Acara ini merupakan salah satu upaya dalam memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM), termasuk dalam upaya peningkatan inovasi dan kreasi desain produk.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  13:08 WIB
Pacu Daya Saing IKM, Kemenperin Gelar IGDS Award 2019
ilustrasi - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perindustrian bakal menggelar Indonesia Good Design Selection (IGDS) Award 2019. Acara ini merupakan salah satu upaya dalam memacu daya saing industri kecil dan menengah (IKM), termasuk dalam upaya peningkatan inovasi dan kreasi desain produk.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan IGDS Award 2019 merupakan ajang penghargaan tertinggi dalam bidang desain industri dan desain produk di Tanah Air.

“Penyelenggaraan IGDS bertujuan mengapresiasi para perusahan, pelaku industri maupun desainer yang telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas produk industri nasional, serta turut meningkatkan nilai kompetitif produk dari inovasi desain produk yang dilakukannya,” katanya, Selasa (27/8/2019).

Guna mengenalkan gelaran IGDS Award 2019 tersebut, Kemenperin sedang aktif melakukan kegiatan sosialisasi di beberapa daerah. Hingga saat ini, sudah empat kota yang dikunjungi, yakni Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Bali. Nantinya, acara ini juga akan digelar di Jakarta.

Acara sosialisasi yang bertajuk Indonesian Design Goes Global tersebut dikemas dengan konsep milenial dan sesi diskusi santai.

Gati menegaskan, salah satu faktor penentu daya saing suatu produk adalah inovasi dan kreativitas yang diwujudkan dalam suatu desain. Oleh karena itu, desain dinilai menjadi elemen penting yang mampu memberikan nilai tambah suatu produk, baik dari sisi penampilan maupun fungsi.

“Dalam hal desain dan daya saing pada industri kreatif, saat ini Indonesia ada di posisi ranking ke-45 dunia dari 140 negara. Untuk di kawasan ASEAN, Indonesia berada pada ranking nomor empat,” katanya.

Pada 2018, industri kreatif mampu berkontribusi signfikan terhadap PDB nasional, diperkirakan mencapai Rp1.000 triliun. Adapun tiga subsektor yang memberikan sumbangsih besar terhadap ekonomi kreatif tersebut, yakni industri kuliner sebesar 41,69%, disusul industri fesyen 18,15%, dan industri kriya 15,70%.

“Melalui kegiatan IGDS Award ini kami sedang mendorong agar desainer bekerja sama dengan industri kreatif untuk membuat produk yang disukai pasar, murah dan fungsinya jelas," sebutnya.

IGDS Award 2019 merupakan penyelenggaraan yang ke-16 kali dan menjadikannya sebagai bentuk penghargaan dalam bidang desain industri atau desain produk nasional tertua dan terbesar di Tanah Air. Kemenperin telah menggelar IGDS sejak tahun 2001 dan sempat menyelenggarakan dua tahun sekali selama periode 2012-2016.

Kemenperin menargetkan ajang tersebut diikuti 250 pelaku usaha IKM. Gelaran ini memiliki enam kategori di antaranya kriya, furnitur, perhiasan, dan fesyen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ikm

Editor : Galih Kurniawan
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top