Indeks Rumah.com : Harga Properti Kuartal Kedua 2019 Naik 2,17 Persen

DKI Jakarta menunjukkan kenaikan harga sebesar 2,02 persen pada kuartal kedua 2019 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, sedangkan Jawa Barat mencatatkan kenaikan sebesar 2 persen.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  14:59 WIB
Indeks Rumah.com : Harga Properti Kuartal Kedua 2019 Naik 2,17 Persen
Proyek pembangunan rumah

Bisnis.com, JAKARTA — Pada kuartal kedua 2019, Bank Indonesia menyatakan bahwa terjadi perlambatan pertumbuhan harga rumah di Indonesia dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Namun, ternyata laju kenaikan harga hunian di Indonesia masih dikatakan bergerak positif.

Pada kuartal kedua 2019, BI mencatatkan pertumbuhan harga rumah lewat Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) yang hanya tumbuh 0,20 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Adapun, perlambatan kenaikan harga properti residensial terjadi pada semua tipe rumah. Namun, BI memproyeksikan ke depan, kenaikan harga rumah diperkirakan meningkat pada kuartal ketiga 2019 sebesar 0,76 persen dibandingkan dengan kuartal kedua 2019.

Berbeda dengan laporan BI yang menyatakan perlambatan, Rumah.com Property Index melaporakan bahwa harga rumah di Indonesia masih menunjukkan kenaikan baik secara kuartalan maupun tahunan. Laju kenaikan harga properti masih belum terhenti sejak pemulihan menjelang pertengahan tahun lalu.

Indeks Rumah.com menunjukkan harga properti pada kuartal kedua 2019 berada pada titik 112,0 atau naik 2,17 persen per kuartal. Kenaikan itu dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan kenaikan pada kuartal sebelumnya, yang hanya 0,80 persen.

Sementara itu, harga properti secara tahunan yang dicatat oleh Rumah.com mencapai 6 persen. Kenaikan ini juga lebih baik jika dibandingkan kenaikan tahunan pada kuartal sebelumya, sebesar 5 persen.

“Percepatan pertumbuhan harga properti pada kuartal kedua ini merupakan indikasi kepercayaan pasar terhadap situasi politik dan ekonomi nasional pascapengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum mengenai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019—2024,” ungkap Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com melalui laporan tertulis, dikutip Bisnis, Rabu (14/8/2019).

Dari laporan tersebut juga tercatat bahwa DKI Jakarta menunjukkan kenaikan harga sebesar 2,02 persen pada kuartal kedua 2019 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, sedangkan Jawa Barat mencatatkan kenaikan sebesar 2 persen.

Namun, pertumbuhan harga tidak diikuti sejumlah wilayah lain. Jawa Tengah, misalnya, setelah kuartal pertama 2019 mengalami kenaikan hingga 2,60 persen, pada kuartal kedua 2019 justru mengalami perlambatan kenaikan harga menjadi 0,14 persen. Bali bahkan mengalami penurunan indeks harga properti sebesar 1,20 persen.

Ike menambahkan bahwa pertumbuhan kenaikan harga properti diperkirakan lebih tinggi pada kuartal ketiga karena dalam siklus properti tahunan, kuartal pertama dan kuartal ketiga menjadi periode aksi.

“Pada periode ini, pengembang akan lebih agresif dalam melakukan pemasaran. Sementara kuartal kedua dan keempat merupakan periode wait and see karena fokus konsumen akan terpecah pada konsumsi hari raya dan libur akhir tahun,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga rumah, harga rumah

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top