Resmi Dilantik Jadi BI-2, Ini Lima Prioritas Destry Damayanti

Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang dilantik hari ini oleh Mahkamah Agung kantongi lima visi memperbaiki perekonomian Indonesia. Apa sajakah itu?
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  14:40 WIB
Resmi Dilantik Jadi BI-2, Ini Lima Prioritas Destry Damayanti
Destry Damayanti saat mengucapkan sumpah dalam pelantikannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI di Jakarta, Rabu (7/8/2019). Bisnis - Dedi Gunawan
Bisnis.com, JAKARTA -- Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang dilantik hari ini oleh Mahkamah Agung kantongi lima visi memperbaiki perekonomian Indonesia. Apa sajakah itu?
Usai upacara pengucapan sumpah jabatan di Mahkamah Agung, Destry menjabarkan lima prioritas dia sebagai BI-2 kepada awak media.
Pertama, kebijakan moneter campuran bank sentral atau policy mix. 
Hal ini menurut Destry sudah mulai dilakukan BI, misalnya dengan menurunkan suku bunga acuan BI-7Days Repo Rate dan Giro Wajib Minimum (GWM).
"BI sekarang tidak hanya mengandalkan kebijakan moneter tetapi juga kebijakan makroprudensial," ungkap Destry usai pelantikan, Rabu (7/8/2019).
Kedua, agenda untuk pendalaman sektor keuangan. Destry yang merupakan mantan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menilai sektor keuangan Indonesia masih dangkal. Oleh sebab itu, ketika terjadi pergolakan ekonomi global, sektor keuangan Indonesia menjadi sangat rentan.
"Maka perlu ada kerja sama BI, pemerintah, OJK dan instansi lain untuk membuat market keuangan ini lebih dalam," pungkasnya.
Ketiga, yang menjadi perhatian Destry adalah menciptakan dan memperkuat sistem pembayaran digital. Dia menilai, sistem pembayaran yang aman, efisien, dan bersahabat harus melindungi konsumen.
Keempat, adalah upaya memperkuat potensi keuangan syariah dan produk syariah lain di Indonesia. 
Alumnus Fakultas Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master of Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat ini menyebut perlu sosialisasi ekstra bagi penduduk Indonesia yang mayoritas muslim terkait produk halal. 
"Sehingga kontribusi ekonomi syariah bisa meningkat," jelas Destry.
Kelima, senada dengan upaya mix policy, Destry ingin selama bertugas sebagai BI-2 dia bisa menciptakan relasi koordinasi dan sinergi dengan lintas instansi. Dengan demikian semua upaya mempertahankan stabilitas ekonomi bisa tercapai.
Asal tahu saja, Destry menerima pencalonan tunggal dari Presiden Joko Widodo menjadi Deputi Gubernur Senior BI menggantikan Mirza Adityaswara. Dia pun resmi lulus fit and proper test oleh Komisi XI DPR-RI pada 10 Juli 2019 sebagai Deputi Gubernur Senior BI.
Turut hadir dalam acara pelantikan Destry segenap jajaran pejabat Bank Indonesia, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo beserta para deputi, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, pejabat Kementerian Keuangan, serta para ekonom seperti Aviliani, dan Mary Elka Pangestu, sampai Agus Harimurti Yudhoyono.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
destry damayanti

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top