PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Jawa-Bali Sudah Sepenuhnya Normal

PT PLN (Persero) memastikan seluruh sistem kelistrikan Jawa-Bali telah normal dengan masuknya listrik dari sejumlah pembangkit berkapasitas total 12.378 megawatt (MW) dan 23 gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) yang telah beroperasi. 
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  12:21 WIB
PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Jawa-Bali Sudah Sepenuhnya Normal
Pelanggan memeriksa jaringan listrik PLN di salah satu Rusun di Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA PT PLN (Persero) memastikan seluruh sistem kelistrikan Jawa-Bali telah normal dengan masuknya listrik dari sejumlah pembangkit berkapasitas total 12.378 megawatt (MW) dan 23 gardu induk tegangan ekstra tinggi (GITET) yang telah beroperasi. 

Adapun pemulihan beban padam wilayah DKI Jakarta berhasil dilakukan pada Senin (5/8/2019) pukul 17.50 WIB. Sementara itu, pada hari yang sama, pemulihan di wilayah Banten pukul 21.20 WIB  dan wilayah Jawa Barat pukul 23.27 WIB. 

Hingga Selasa (6/8/2019), beban puncak listrik di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sebesar 13.674 MW dengan daya  mampu total 15.378 MW. 

"Alhamdulillah seluruh sistem sudah normal dan kami akan terus menjaga kestabilan sistem ini," kata Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani melalui keterangan resmi, Selasa (6/8/2019).

Sebelumnya, PLN juga memberikan informasi terkait adanya kompensasi untuk pelanggan yang terkena pemadaman.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tariff adjustment

Kompensasi sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan non-tariff adjustment, yakni yang tidak dikenakan  penyesuaian tarif tenaga listrik. Pemberian kompensasi akan diberlakukan pada rekening bulan berikutnya. 

Khusus untuk pelanggan prabayar, kompensasi disetarakan dengan pengurangan tagihan pada golongan tariff adjustment . Kompensasi ini akan diberikan saat pelanggan membeli token berikutnya.

Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar

Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai service level agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

Berikut rincian pembangkit  yang sudah menyala hingga Selasa (6/8/2019) pagi:

  1. PLTU Suralaya 7 unit
  2. Pembangkit cilegon 1 unit
  3. Pembangkit Muara Karang blok 1 dan 2
  4. PLTU Muara Karang 2 unit
  5. Pembangkit Priok blok 1 sd 4
  6. PLTU Lontar 3 unit
  7. PLTP Salak
  8. PLTA Saguling
  9. PLTA Cirata
  10. PLTU Labuan 1 unit, 
  11. PLTU Lestari Banten Energi 
  12. PLTP di Jawa Barat
  13. Pembangkit Muaratwar blok 1 sd 5
  14. PLTU Cirebon Electric Power
  15. PLTU Indramayu 2 unit

Sementara itu, pembangkit yang rencananya akan masuk sistem (proses sinkron) pada malam ini:

  1. PLTU Pelabuhan Ratu 1
  2. PLTU Pelabuhan Ratu 3
  3. PLTU Suralaya 1

Selain itu semua jaringan 500 kV dan 150 kV sudah kembali normal. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN, pemadaman listrik

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top