Investor Asing Mau Menanam Modal di Jalan Tol asal …

Asosiasi jalan Tol Indonesia menilai aset jalan tol bisa menjadi terlalu mahal bila biaya proyeknya juga mahal.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  07:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah perlu menjaga kepastian iklim usaha di sektor jalan tol agar bisa menarik investor luar negeri serta valuasi yang wajar menjadi pertimbangan penting bagi investor sebelum melakukan aksi korporasi.

Sekretaris Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Krist Ade Sudiyono mengatakan bahwa pemerintah tidak cukup sekadar menawarkan proyek-proyek jalan tol kepada calon investor, terutama pada skema penyertaan langsung.

Faktor kepastian berusaha dan mitigasi risiko atas berbagai kondisi bisnis jalan tol menjadi faktor penting bagi calon investor.

Krist menerangkan bahwa faktor valuasi juga menjadi aspek krusial karena portofolio jalan tol akan bersaing dengan aset-aset lain yang memiliki valuasi atraktif bagi investor. Dus, valuasi proyek jalan tol harus menarik bila ingin menggaet investor, terutama dari luar negeri.

"Kita harus menjaga industri jalan tol di Indonesia harus menawarkan valuasi yang atraktif, tidak mengalami overpicing yang menyebabkan menurunnya appetite para investor menanamkan modalnya," jelas Krist kepada Bisnis, Selasa (30/7/2019).

Menurut Krist, aset jalan tol bisa menjadi terlalu mahal bila biaya proyeknya juga mahal spesifikasi teknis maupun faktor biaya ekonomi tinggi. Di samping itu, biaya dana yang tinggi juga menjadi salah satu penyebab biaya proyek menjadi mahal.

Sebelumnya, Krist menilai bunga pinjaman yang diberikan perbankan kepada perusahaan tol cukup tinggi.

Dia menyebutkan perbankan rata-rata meminta margin sebesar 4% dari rata-rata biaya dana. Padahal, dengan profil arus kas jalan tol yang terukur dan struktur industri yang lebih matang, margin bisa ditekan menjadi 2%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, asosiasi jalan tol, penanaman modal asing

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top