Alasan INKA Belum Tetapkan Harga Kereta Pesanan KAI

PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA masih menunggu spesifikasi yang diminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) guna menentukan nilai pesanan 448 unit kereta yang belum direalisasikan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  21:53 WIB
Alasan INKA Belum Tetapkan Harga Kereta Pesanan KAI
Ilustrasi - Kegiatan pembuatan kereta Api di PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/1/2019). - Bisnis/Agne Yasa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA masih menunggu spesifikasi yang diminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) guna menentukan nilai pesanan 448 unit kereta yang belum direalisasikan.


GM Sekretaris Perusahaan INKA Puguh Dwi Tjahjono mengatakan, KAI telah melakukan pemesanan sebanyak 886 unit kereta sejak Oktober 2017. Adapun, nilai pesanan 438 unit dari total 886 unit kereta pesanan pesanan KAI mencapai Rp2,33 triliun.


"Belum ada [nilai pesanan], karena spesifikasi keretanya masih dalam pembahasan antara kami dengan KAI," kata Puguh, Rabu (19/6/2019).


Dia menambahkan, kedua pihak sedang membicarakan jenis dan pola operasi yang diharapkan pada kereta baru. Diharapkan pembahasan spesifikasi tersebut dapat memberikan kesempatan INKA untuk berinovasi dan memberikan produk dengan layanan dan fasilitas terbaru bagi penumpang kereta.


Adapun, lanjutnya, dari 886 unit yang dipesan, 448 unit kereta sudah dikirimkan dan dioperasikan KAI untuk masa Angkutan Lebaran tahun ini. Harga unit kereta yang sudah dikirimkan dengan yang akan dibuat akan berbeda sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh KAI.


Pihaknya memastikan tidak ada hambatan dalam hal proses produksi kereta pesanan KAI kendati perseroan juga menerima banyak pesanan dari pihak lain. INKA sudah memperhitungkan kemampuan produksi dengan kapasitas produksi yang terpasang.


Sementara itu, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan telah melakukan penambahan kapasitas melalui pemesanan ratusan unit kereta baru. Adapun, pemesanan kereta dilakukan dari INKA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt kai, pt inka

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top