Undang Maskapai Asing, Menhub Tekankan Persaingan Sehat

Persaingan di industri maskapai penerbangan domestik saat ini telah menciptakan pasar duopoli, lantaran hanya didominasi oleh dua maskapai besar yakni Garuda Indonesia dan Lion Air.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 17 Juni 2019  |  15:42 WIB
Undang Maskapai Asing, Menhub Tekankan Persaingan Sehat
Air Asia - en.wikipedia.org

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan rencana pemerintah untuk mengundang masuk maskapai asing adalah untuk menggenjot persaingan sehat di industri penerbangan Indonesia.

“Jadi spirit-nya ginilah, bukan penerbangan asing tapi kompetisi. Air Asia yang pertama kali bisa jalan [ekspansi], tinggal nambah aja,” katanya di Istana Negara, Senin (17/6/2019).

Persaingan di industri maskapai penerbangan domestik saat ini telah menciptakan pasar duopoli, lantaran hanya didominasi oleh dua maskapai besar yakni Garuda Indonesia dan Lion Air.

Kendati demikian, dirinya tidak menjawab secara lugas ketika ditanya dampak masuknya maskapai asing terhadap penurunan tiket pesawat saat ini. “[Harga] tiket itu bukan urusan saya. Jadi urusan dari airlane-nya. Saya urusannya atas dan bawah [batas bawah dan atas],” ujarnya.

Hingga saat ini, Budi mengungkapkan sudah ada sejumlah maskapai asing yang masuk ke Indonesia, salah satunya adalah Scoot. Maskapai ini merupakan pesawat berbujet rendah yang dioperasikan oleh Budget Aviation Holdings, anak usaha Singapore Airlines. “Ada, yang ada Scoot sama siapa, ada 3. Ada kompetisi intinya,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penerbangan, maskapai penerbangan

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup