Apindo dan Kadin Dorong Suku Bunga Turun

Sudah saatnya Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan agar investasi di Tanah Air bisa ikut tumbuh dan pelaku usaha bisa mengembangkan bisnisnya.
Yanita Petriella | 13 Juni 2019 14:37 WIB
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani, memberikan paparan pada Indonesia-Korea Business Dialogue di Tangerang, Senin (6/8/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — Para pelaku usaha menyebutkan penurunan suku bunga acuan di Indonesia perlu dilakukan untuk menarik investasi asing.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Khamdani mengatakan sudah saatnya Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan agar investasi di Tanah Air bisa ikut tumbuh dan pelaku usaha bisa mengembangkan bisnisnya.

Menurutnya, perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China ini akan berdampak pada pelaku usaha asing tertentu dan diyakini akan terjadi relokasi investasi sehingga suku bunga acuan di Indonesia harus kompetitif dengan negara-negara lain. 

"Kalau suku bunga Indonesia kompetitif maka akan menarik pelaku usaha ini untuk masuk dan berinvestasi di Tanah Air," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (12/6/2019). 

Terlebih, dalam 2 bulan terakhir, sejumlah negara telah memangkas suku bunga mereka seperti bank sentral Australia, India, Malaysia, dan Filipina untuk menjaga dan menggerakkan perekonomian. 

"Aksi The Fed yang dovish tahun ini juga memberikan banyak bank sentral untuk menurunkan suku bunga. Indonesia sendiri menurut kami mungkin sudah saatnya untuk melakukan penurunan," katanya. 

Selain itu, lanjutnya, saat ini sentimen pasar terhadap Indonesia juga sangat positif sehingga sudah sepatutnya 7 Day Repo Rate dapat diturunkan. Adapun penurunan suku bunga acuan dapat dilakukan secara bertahap sebesar 0,25 basis poin. 

"Momentum yang baik ini harus dimanfaatkan," ucap Shinta. 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum bidang Perdangangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Benny Sutrisno juga menilai sudah saatnya Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuannya. 

"Ini juga seiring rencana The Fed yang akan membuka peluang untuk menurunkan Fed Funds Rate (FFR) jadi BI juga mestinya diturunkan bunganya," tuturnya.

Menurutnya, dengan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia akan berdampak positif kondisi bisnis di Tanah Air. Pasalnya, dengan tingkat suku bunga rendah, pelaku usaha akan mendapatkan pinjaman dengan bunga yang rendah sehingga mampu meningkatkan daya saing.

"Penurunan suku bunga acuan BI maka akan berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi," katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Suku Bunga

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top