PUPR Akan Bangun Rumah Untuk Warga Eks Timor Timur

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan membangun rumah untuk warga eks Timor – Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 11 Juni 2019  |  01:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan membangun rumah untuk warga eks Timor – Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain warga Eks Timor Timur, pemerintah juga akan membantu masyarakat di NTT agar dapat memiliki rumah yang layak huni melalui program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami akan segera membangun rumah untuk warga Eks Timor Timur dan masyarakat yang ada di sekitar tempat pengungsian di Provinsi NTT,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan resmi, Senin (10/6).

Menurut Khalawi, program perumahan khususnya Program Satu Juta Rumah harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh wilayah Indonesia termasuk di NTT. Selain itu, peran serta pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan seperti pengembang perumahan, perbankan, masyarakat dan sektor swasta juga harus lebih ditingkatkan lagi. 

“Program satu juta rumah dan berbagai program perumahan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh WNI termasuk warga eks Timor Timur. Apalagi masih banyak juga masyarakat di NTT yang belum memiliki rumah yang layak huni,” terangnya.

Khalawi menjelaskan, rencana pembangunan rumah untuk warga eks Timor Timor tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan dari Menteri PUPR dan merupakan hasil dari kunjungan selama mendampingi kunjungan kerja Presiden ke NTT beberapa waktu lalu.

Pembangunan rumah tidak hanya dilakukan untuk warga eks Timor Timur tapi juga untuk warga NTT yang tinggal di sekitar lokasi pengungsian.

“Rumah yang kami bangun bukan hanya untuk warga eks Timor Timur tapi juga untuk penduduk asli di sekitar penampungan dan jadi dua – duanya akan mendapat bantuan perumahan,” jelasnya.

Bantuan yang akan diberikan, imbuhnya, nantinya akan dialokasikan melalui Program BSPS atau bedah rumah.

“Rumah yang akan kami bangun nantinya dilaksanakan melalui Program BSPS atau bedah rumah yakni bantuan pembangunan rumah baru. Kami akan segera melakukan survei ke lapangan dan berkoordinasi dengan Pemda NTT untuk mengetahui  berapa kebutuhan rumahnya,” katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kementerian PUPR

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top