Ditjen Hubud Pastikan 356 Pesawat Laik Terbang

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus gelar rampcheck terutama di 36 bandara yang menjadi posko utama guna memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa penerbangan selama masa angkutan Lebaran 2019.
Ditjen Hubud Pastikan 356 Pesawat Laik Terbang Rio Sandy Pradana | 01 Juni 2019 15:17 WIB
Ditjen Hubud Pastikan 356 Pesawat Laik Terbang
Penumpang turun dari pesawat Citilink dengan kode QG 132 rute HLP-YIA, usai mendarat pada penerbangan perdana di bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, Senin (6/5/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Bisnis.com,  JAKARTA--Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus gelar rampcheck terutama di 36 bandara yang menjadi posko utama guna memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa penerbangan selama masa angkutan Lebaran 2019.
 
Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti mengatakan program rampcheck dalam rangka angkutan Lebaran telah dimulai  27 Mei 2019 dan akan berakhir pada 16 Juni 2019. Pelaksanaannya dibagi menjadi 3 fase waktu.
 
"Hasil ramp check yang dilakukan oleh Inspektur Penerbangan [Airworthiness inspector, Flight operation inspector, Cabin safety inspector dan Aircraft dispatcher inspector] per 30 Mei 2019 telah melakukan pemeriksaan sebanyak 656 inspeksi dengan jumlah pesawat yang diperiksa 356 registrasi pesawat," kata Polana dalam siaran pers, Sabtu (1/6/2019).
 
Dia menjelaskan kegiatan rampcheck yang dilakukan di beberapa lokasi bandara tersebut rutin dilakukan. Selama angkutan lebaran 2019 berlangsung pihaknya ingin memastikan seluruh pesawat dalam kedaan laik terbang.
 
"Berdasarkan tipe pesawat, Boeing B737-800NG merupakan tipe pesawat yang diperiksa paling banyak dengan 109 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 219 kali. Kemudian, Airbus A320-200 dengan 76 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 149 kali, dan Boeing B737-900ER dengan 60 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 109 kali inspeksi.
 
Sementara berdasarkan operator, pesawat milik Lion Air, merupakan pesawat terbanyak dengan 84 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 157 kali. Garuda Indonesia dengan 66 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 120 kali dan Wings Air 46 registrasi pesawat yang diinspeksi sebanyak total 80 kali.
 
Jika dilihat dari lokasi ramp check, Bandara Soekarno Hatta telah melaksanakan 40 kali inspeksi dengan 35 registrasi pesawat, kemudian Bandara Halim Perdanakusuma melakukan 36 kali inspeksi dengan 26 registrasi pesawat dan Bandara Hang Nadim, Batam dengan 30 kali inspeksi dengan 29 registrasi pesawat.
 
Total status untuk kegiatan rampchek rutin sampai dengan 31 Mei 2019 pukul 12.00 WIB, sebanyak 356 registrasi pesawat sudah di rampcheck, 142 registrasi pesawat belumdi rampcheck dan 44 registrasi pesawat masih melaksanakan maintenance di hanggar.
 
Polana memastikan semua pesawat yang digunakan melayani angkutan udara telah di-rampcheck dan kondisinya laik. "Saya menekankan sekali bahwa aspek keselamatan dalam dunia pelayanan angkutan penerbangan menjadi satu hal yang paling utama," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pesawat

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top