Ini Tempat Paling Banyak Dituju Masyarakat Saat Ramadan

Toko serba ada menjadi destinasi yang paling sering dituju oleh masyarakat selama bulan Ramadan.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 01 Juni 2019  |  16:14 WIB
Ini Tempat Paling Banyak Dituju Masyarakat Saat Ramadan
Toko serba ada paling banyak dikunjungi saat Ramadan berdasar aplikasi navigasi berbasis komunitas, Waze. - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Toko serba ada menjadi destinasi yang paling sering dituju oleh masyarakat selama bulan Ramadan. Hal ini tercatat dari banyaknya navigasi menuju lokasi tersebut.

Berdasarkan laporan tahunan aplikasi navigasi berbasis komunitas, Waze, pada Ramadan tahun lalu ada 3 destinasi yang menjadi tujuan utama masyarakat selama Ramadan. Di posisi pertama ada toko serba ada yang menarik 4.1 juta navigasi, diikuti oleh restoran dan outlet makanan siap saji dengan 1.5 juta navigasi, dan warung kopi dengan 391.000 navigasi.

Waze Indonesia Country Manager Marlin R Siahaan mengatakan toko serba ada menjadi tujuan terbanyak karena orang biasanya membeli makanan ringan atau minuman untuk mereka berbuka puasa saat mereka masih berada di jalan.

Sementara itu restoran siap saji dan warung kopi juga menjadi destinasi populer karena dengan banyaknya cabang dan outlet tersebar di seluruh kota mudah membuatnya untuk didatangi. Adapun outlet dengan layanan drive-through terbukti lebih praktis bagi pengemudi sehingga turut jadi pilihan.

Tak hanya itu, pengguna Waze pun tercatat selalu mengalami peningkatan sepanjang bulan Ramadan karena kebiasaan masyarakat yang ingin lebih cepat sampai di rumah atau restoran sebelum waktu berbuka.

“Hal ini menjelaskan mengapa kami memiliki banyak Wazer baru selama Ramadan,” kata Marlin seperti dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (1/6/2019).

Lokasi lainnya yang juga jadi tujuan paling populer dalam momen Ramadan, terutama mendekati Idul Fitri adalah pom bensin. Marlin menyebut konsumsi bahan bakar meningkat akibat bertambahnya orang yang bepergian.

“Mendekati Hari Idul Fitri merupakan waktu tersibuk pom bensin yang disebabkan oleh budaya “mudik” di Indonesia, bahan bakar lebih banyak dibutuhkan untuk perjalanan jauh, banyak orang pulang kampung atau pergi liburan,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Ramadan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top