BI Tuding Ekonomi Global Penyebab Defisit Neraca Dagang

Bank Indonesia (BI) memandang perkembangan neraca perdagangan April 2019 banyak dipengaruhi pertumbuhan ekonomi global yang melambat dan harga komoditas ekspor Indonesia yang menurun.
Hadijah Alaydrus | 16 Mei 2019 09:15 WIB
Kantor Bank Indonesia - Ilustrasi/Bisnis
Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memandang perkembangan neraca perdagangan April 2019 banyak dipengaruhi pertumbuhan ekonomi global yang melambat dan harga komoditas ekspor Indonesia yang menurun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan, kondisi ini pada gilirannya menurunkan kinerja ekspor Indonesia. Sementara itu, impor tetap diperlukan guna memenuhi pemintaan domestik.
"Ke depan, Bank Indonesia dan Pemerintah akan terus berkoordinasi mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik sehingga tetap dapat memperkuat stabilitas eksternal, termasuk prospek kinerja neraca perdagangan," kata Onny, Kamis (16/05/2019).
Neraca perdagangan Indonesia pada April 2019 mengalami defisit US$2,50 miliar. 
Defisit neraca perdagangan tersebut bersumber dari defisit neraca perdagangan nonmigas dan neraca perdagangan migas.
Dengan perkembangan tersebut, neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif Januari-April 2019 mengalami defisit sebesar US$2,56 miliar.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Neraca Perdagangan

Editor : Tegar Arief

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup