Waskita Karya Bakal Diversifikasi Bidik 3 Usaha Baru

Ketiga bidang itu yakni energi terbarukan, pengolahan sampah, dan air minum.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  16:25 WIB
Waskita Karya Bakal Diversifikasi Bidik 3 Usaha Baru
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Waskita Karya Tbk. bakal memulai diversifikasi di lini usaha investasi dengan membidik pengusahaan energi terbarukan, pengolahan sampah, dan air minum.

Diversifikasi diharapkan membuat perseroan tidak lagi tergantung pada bisnis jalan tol yang saat ini masih dominan.

Direktur Operation II Waskita Karya Bambang Rianto mengatakan bahwa saat ini pihaknya memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp4,2 triliun di akhir tahun.

"Perolehan ini masih sesuai dengan dari target perolehan, yang digenerate perkembangan bisnis 22 persen sisanya pasar reguler dan non perkembangan bisnis," ujarnya menjawab pertanyaan Bisnis, pekan lalu.

Sebagai informasi, perseroan merealisasikan nilai kontrak baru Rp27,08 triliun pada 2018. Menurutnya, pencapaian itu memang turun dari periode tahun sebelumnya senilai Rp55,83 triliun.

Menurut Bambang, terkait pengembangan ke depannya, ada tiga bidang infrastruktur yang menjadi fokus perseroan dalam diversifikasi usaha. Ketiga bidang itu yakni energi terbarukan, pengolahan sampah, dan air minum.

Perseroan juga tengah menjajaki kerja sama dengan pemerintah dalam pengembangan energi terbarukan yang berasal dari sampah atau pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

"Kami ingin menyelesaikan proyek-proyek lama dan ada rencana inisiasi proyek baru tol,  properti dan lainnya kita mau main oil and gas dan supporting pelabuhan-pelabuhan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, di pengusahaan air minum, Waskita Karya juga menjajaki pengusahaan air minum di sejumlah daerah dengan skema prakarsa badan usaha atau unsolicited.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
energi terbarukan, waskita karya

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top