Mudik Gratis Sebaiknya Gunakan Bus Reguler

Pemerintah disarankan menggunakan jasa anggota pengusaha transportasi reguler dalam menyelenggarakan kegiatan mudik gratis.
MG Noviarizal Fernandez | 14 Mei 2019 00:56 WIB
Ilustrasi mudik gratis. - ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com,JAKARTA -- Pemerintah dan pihak swasta disarankan menggunakan jasa anggota pengusaha transportasi reguler dalam menyelenggarakan kegiatan mudik gratis.

Peneliti transportasi dari Universitas Soegijapranata Semarang, Joko Setijowarno mengatakan bahwa kegiatan mudik gratis menggunakan bus setiap tahun kian bertambah kapasitasnya. Namun disayangkan mengutamakan, kegiatan ini masih menggunakan bus pariwisata.

“Sebaiknya memanfaatkan bus reguler bekerja sama dengan Organda. Sisanya, baru menggunakan bus wisata. Bisnis bus reguler terpuruk beberapa tahun ini,” ujarnya, Senin (13/5/2019).

Jika menggunakan bus reguler, katanya, tempat berangkat mudik bersama tidak menggunakan Lapangan Monas atau Parkir Timur Senayan, namun bisa memanfaatkan Terminal Pulo Gebang yang sebenarnya sudah representatif untuk menampung banyak orang.

Hal itu sekaligus mengedukasi publik bahwa berangkat menggunakan bus umum, dilakukan dari terminal penumpang, bukan dari tempat yang bukan terminal.

“Juga kehadiran bus pengangkut mudik bisa dilakukan ramp check oleh petugas terminal yang sudah terlatih. Termasuk pemeriksaan kesehatan pengemudinya,” tambahnya.

Masih terkait dengan mudik, dia juga menilai simpul transportasi, seperti terminal dan stasiun masih belum disediakan angkutan lanjutan. Hal ini dikarenakan oleh buruknya penyelenggaraan angkutan umum di daerah.

Fenomena semacam ini terlihat kontras jika pemudik kembali ke Jakarta. Begitu tiba di Terminal Pulo Gebang, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir atau Stasiun Jatinegara, sudah banyak pilihan angkutan lanjutan.

“Akibatnya, pemudik harus menambah biaya yang terkadang lebih besar dari ongkos perjalanan jauhnya ketimbang angkutan lanjutan,” pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mudik lebaran

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top