Tol Pandaan-Malang Resmi Beroperasi, Segitiga Malang Raya Siap Maju

Beroperasinya Tol Pandaan-Malang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan segitiga Malang Raya.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  12:04 WIB
Tol Pandaan-Malang Resmi Beroperasi, Segitiga Malang Raya Siap Maju
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan), di sela-sela peresmian jalan tol Pandaan-Malang ruas 1, 2, dan 3, di Malang, Senin (13/5/2019). - Bisnis/Amanda K. Wardhani

Bisnis.com, MALANG -- Sejalan dengan pengoperasian Tol Pandaan-Malang, kawasan segitiga Malang Raya yang mencakup Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu, siap mengakselerasi pembangunan ekonomi.

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi komitmen pemerintah pusat atas realisasi pembangunan tol sepanjang 38 kilometer (km) tersebut. Mulai Senin (13/5/2019), Tol Pandaan-Malang Seksi 1-3 sudah bisa dioperasikan, yakni dari Pandaan hingga pintu tol Singosari.

“Dengan pembangunan ini, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden atas penguatan pembangunan di Jatim,” ungkapnya dalam sambutan peresmian tol, Senin (13/5).

Khofifah mengatakan dengan keberadaan tol tersebut, maka mobilitas masyarat serta barang dan jasa di kawasan ini semakin lancar. Terlebih, jika seksi 4-5 sudah tuntas hingga dapat menyambungkan tol dengan pusat kota. 

Dia menyampaikan keberadaan tol yang terkoneksi dengan bandara pada akhirnya akan mengerek perkembangan ekonomi kawasan Malang Raya, terutama di segitiga Malang Raya. Wilayah Kabupaten Malang, Kota Malang, serta Batu diyakini bakal makin berkembang.

Kepadatan lalu lintas antar kota dan kabupaten yang menghubungkan Surabaya-Malang bisa mencapai puncaknya dengan 65.000 kendaraan roda empat dalam sehari. Kehadiran tol ini diharapkan mampu mengikis volume itu.

“Kami memperkirakan 7,2 juta wisatawan akan kembali berkunjung,” sebut Khofifah.

Pembangunan Tol Pandaan-Malang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) yang sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sebesar 60 persen, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. sebesar 35 persen, dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 5 persen. Biaya investasinya tercatat sebesar Rp5,9 triliun. 

Beroperasinya Tol Pandaan-Malang diklaim mampu mempercepat waktu tempuh dan mengurangi biaya mobilisasi orang serta barang antara Surabaya dan Malang. Jalan tol ini juga diharapkan semakin menunjang sektor pariwisata, seperti kawasan wisata dan Taman Safari Prigen, kebun teh Wonosari, Candi Singosari dan kawasan wisata Batu.

Tol Pandaan-Malang juga akan meningkatkan akses bagi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari dan Bandara Sultan Abdul Rachman Saleh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, jatim

Editor : Annisa Margrit
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top