Pelni Imbau Pemudik Atur Waktu

Calon pemudik yag menggunakan kapal Pelni diimbau untuk mengatur waktu bepergian sesuai dengan ketersediaan tiket pada momen Lebaran 2019.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 10 Mei 2019  |  03:21 WIB
Pelni Imbau Pemudik Atur Waktu
Ilustrasi - KM Awu - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Calon pemudik yag menggunakan kapal Pelni diimbau untuk mengatur waktu bepergian sesuai dengan ketersediaan tiket pada momen Lebaran 2019. 

Pelni memprediksi terjadi kenaikan penumpang sebesar 3,5 persen pada Lebaran kali ini dibandingkan dengan realisasi Idulfitri 2018 dari 604.202 menjadi 625.599 pelanggan. 

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro  mengatakan dalam empat bulan terakhir, pada hari-hari biasa penumpang Pelni meningkat dari 852.255 menjadi 1.172.143 pelanggan atau naik rata-rata 38 persen per bulan dibandingkan dengan tahun lalu. 

Pelni belum dapat menambah armada sejauh ini, tetapi akan berusaha meningkatkan frekuensi dengan menambah pelayaran di beberapa ruas prioritas di daerah kantong-kantong penumpang selama Lebaran.

Dalam angkutan Lebaran kali ini, Pelni membagi wilayah pelayanan menjadi tiga.

Pertama, wilayah barat yang mencakup ruas Batam-Belawan, Sampit-Semarang, Sampit-Surabaya, Kumai-Semarang, Kumai-Surabaya, Batam-Tanjung Priok. Wilayah ini akan dilayani enam kapal, yakni KM Kelud dan KM. Dorolonda untuk ruas Batam-Belawan. KM. Kelimutu, KM. Binaiya, KM. Leuser, KM. Egon dan KM. Lawit untuk ruas Kumai-Semarang, Sampit, Pontianak dan Surabaya. Untuk wilayah barat, PELNI mengoperasikan enam frekuensi reguler, 21 frekuensi tambahan yang totalnya menjadi 27 frekuansi pemberangkatan.

Kedua, wilayah tengah yang terdiri atas ruas Balikpapan-Surabaya, Makasar-Bima, Tarakan-Parepare, Nunukan-Parepare, Makasar-Labuan Bajo, Baubau-Makasar, Kupang-Lewoleba, Balikpapan-Makasar, Bontang-Awarange, Kupang-Makasar, Makasar-Maumere dan Ambon-Baubau. Pada ruas ini, Pelni mengoperasikan 32 frekuensi reguler, 15 frekuensi tambahan, sehingga total ada 47 keberangkatan. 

Ketiga, wilayah timur yang terdiri atas ruas Ambon-Bandaneira, Manokwari-Sorong, Jayapura-Biak, Sorong-Manokwari, Manokwari-Biak, Ambon-Tual, dan Biak-Makowari. Pelni akan mengoperasikan 23 frekuensi reguler, 8 frekuensi tambahan sehingga total menjadi 31 frekuensi keberangkatan.

Dari tiga wilayah itu, secara keseluruhan Pelni mengoperasikan 61 frekuensi reguler, 44 frekuensi tambahan sehingga total 105 keberangkatan. 

Pelni terus melakukan perbaikan pelayanan  dimulai sejak penjualan tiket, di pelabuhan dengan sistem kontrol dengan  Departure Control System (DCS)  dan pelayanan di atas kapal. 

 “Kami mengatur penumpang sejak pemesanan tiket dari yang rumit dibikin sederhana, mudah, cara pesan, cara bayar, dan pemeriksaan dengan DCS”, kata Yahya dalam siaran pers, Kamis (8/5/2019).

Pada Lebaran 2019, Pelni menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut 33.608 pax atau seat per hari. Pelni juga melayani 46 kapal trayek perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 pax per hari. 

“Pelni menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dan 46 kapal trayek perintis yang terkonektivitas secara tersistem”, kata Yahya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelni, Mudik Lebaran

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top