Pertamina Hulu Energi Cetak Laba Bersih US$477 juta

Sepanjang 2018, PHE melakukan pengeboran eksplorasi sebanyak 5 sumur dan menghasilkan temuan sumber daya 2C sebesar 212 MMBOE, meningkat 11 persen dari tahun lalu. Sementara itu, pengeboran pengembangan sebanyak 17 sumur yang menghasilkan tambahan cadangan P1 sebesar 119 MMBOE, meningkat 67 persen dari tahun lalu.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 09 Mei 2019  |  01:53 WIB
Pertamina Hulu Energi Cetak Laba Bersih US$477 juta
Aktivitas di Sumur Parang-1 yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Nunukan Company yang berada sekitar enam kilometer dari Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara , Senin (20/3). - Antara/Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA—PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan laba bersih senilai US$477 juta pada 2018 atau bertumbuh sekitar 190 persen dari laba bersih tahun sebelumnya senilai US$250,88 juta.

Direktur Utama PHE Meidawati mengatakan peningkatan kinerja keuangan mencapai 146 persen di atas target yang ditetapkan yaitu sebesar US$326 juta. 

“Untuk realisasi EBITDA Margin tercatat sebesar 65 persen atau 120 persen dari RKAP revisi. Saya sangat mengapresiasi banyak pihak atas pencapaian positif ini,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (8/5/2019).

Selain kinerja positif keuangan, PHE juga mencatatkan keberhasilan meningkatkan total produksi minyak dan gas tahun lalu sebesar 75.191 MMBOE , atau lebih tinggi dari dari realisasi 2017 sebesar 70.874 MMBOE.  Kontributor utama produksi migas PHE adalah dari PHE ONWJ, PHE NSO, PHE NSB, PHE WMO dan PHE OSES yang baru bergabung September 2018 lalu.

Sepanjang 2018, PHE melakukan pengeboran eksplorasi sebanyak 5 sumur dan menghasilkan temuan sumber daya 2C sebesar 212 MMBOE, meningkat 11 persen dari tahun lalu. Sementara itu, pengeboran pengembangan sebanyak 17 sumur yang menghasilkan tambahan cadangan P1 sebesar 119 MMBOE, meningkat 67 persen dari tahun lalu.

Dia menambahkan strategi untuk mencapai rencana kerja tahun ini adalah fokus melakukan kegiatan eksplorasi, work over dan well service, dengan tetap mengutamakan aspek HSSE.

 “Kami memiliki banyak aging facilities, selain itu kamipun harus berusaha menahan laju natural decline yang kesemuanya membutuhkan upaya khusus. Beberapa lapangan pengembangan kami percepat pengerjaannya untuk mengejar target 2019,”

Fungsi Quality Health Safety Security dan Environment (QHSSE) juga menjadi perhatian serius manajemen PHE dimana Zero Fatality dalam lingkup kerja sangat diharapkan dengan mencatatkan 32,1 juta jam kerja selamat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top