Desain Terminal 2F Akan Disesuaikan dengan Karakter Penumpang LCC

Terminal didesain sesuai kebutuhan traveler yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 26 April 2019  |  18:18 WIB
Desain Terminal 2F Akan Disesuaikan dengan Karakter Penumpang LCC
Ilustrasi - Antrean Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) menyesuaikan desain Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sesuai kebutuhan untuk dijadikan sebagai terminal khusus bagi maskapai berbiaya murah (low cost carrier terminal/LCCT).


Direktur Utama AP II Muhamad Awaluddin mengatakan, terminal didesain sesuai kebutuhan traveler yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan. Demi memenuhi kebutuhan itu, jumlah check-in desk di LCC Terminal 2F akan dikurangi dari 20 unit pada 2020 menjadi 10 unit pada 2022.


Di sisi lain, jumlah fasilitas self check-in ditambah menjadi 40 unit. Seiring dengan itu, fasilitas self bag drop ditambah dari 10 unit pada 2020, menjadi 20 unit pada 2022.


“Pelayanan akan fokus pada digitalisasi seperti web check-in, self check-in dan self bag drop. Ini kami sebut dengan technology implementation for value added services, berbagai layanan berbasis teknologi juga selalu di-update," kata Awaluddin, Jumat (26/4/2019).


Dia menambahkan, secara umum LCC Terminal 2F didesain untuk mewujudkan proses keberangkatan yang cepat, pengalaman perjalanan yang menyenangkan, dan pelayanan bernilai tambah yang berbeda dari biasanya. Program aktivasi di terminal juga menjadi bagian penting pelayanan kepada traveler milenial.

Tidak hanya itu, imbuhnya, maskapai LCC juga mendapat insentif tarif pendaratan jika membuka rute internasional baru ditambah dengan bebas biaya promosi di digital media dan sosial media milik AP II. LCC Terminal 2F sendiri merupakan bagian dari revitalisasi menyeluruh di Terminal 2.


“Saat ini Terminal 2 berkapasitas 9 juta penumpang per tahun, setelah revitalisasi usai pada 2022 maka kapasitas akan bertambah menjadi 24 juta penumpang per tahun," ujarnya. 


Seiring dengan itu, dilakukan relokasi operasional maskapai di Soekarno-Hatta mulai 1 Mei 2019. AirAsia rute internasional dari saat ini Terminal 2D pindah ke Terminal 2F. Cebu Pacific dari Terminal 2D pindah ke Terminal 2F. Lion Air Group (Lion air, Thai Lion, Malindo) rute internasional dari Terminal 2D pindah ke Terminal 2F.


Sriwijaya Air dari saat ini Terminal 2F pindah ke Terminal 2D. AirAsia rute domestik dari Terminal 2F pindah ke Terminal 2D/E.


Sementara itu, Jetstar Asia dari Terminal 3 pindah ke Terminal 2F mulai 15 Mei 2019. Selain itu, Citilink dan Tiger Scoot juga nantinya menyusul akan pindah ke Terminal 2F kemudian.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara, bandara soekarno-hatta, maskapai penerbangan

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup