Transportasi Massal untuk Wilayah Berpenduduk di Atas 1 Juta Jiwa

Kementerian PPN/Bappenas akan memprioritaskan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020--2024 guna membangun sektor transportasi massal di wilayah 6 kota metropolitan.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 23 April 2019  |  18:27 WIB
Transportasi Massal untuk Wilayah Berpenduduk di Atas 1 Juta Jiwa
Ilustrasi - Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Raya Kalibata, Jakarta, Selasa (29/8). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas akan memprioritaskan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020--2024 guna membangun sektor transportasi massal di wilayah 6 kota metropolitan dan mengundang keterlibatan swasta dalam pembangunannya.


Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas, Bambang P.S Brodjonegoro mengungkapkan, prioritasnya untuk membangun transportasi massal bagi wilayah dengan penduduk di atas 1 juta jiwa.


Dia menilai solusi dari kebutuhan transportasi bukanlah membuat jalan baru atau jalan layang, melainkan dengan mengedepankan transportasi umum massal.


"Intinya prioritasnya pemerintah daerah adalah membangun public transport khususnya bagi penduduk di atas 1 juta. Kita akan fokus ke enam kota, Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, mungkin Semarang dan Makasar," ungkapnya, Selasa (23/4/2019).


Enam kota tersebut terangnya menjadi langkah pertama pemerintah membangun transportasi massal. Dia terbuka apabila ada kota-kota metropolitan lain yang ingin segera membangun transportasi massalnya.


Dia mengundang keterlibatan swasta untuk turut serta dalam pembangunan infrastruktur maupun sebagai operator transportasi massal tersebut, melalui skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU).


"Jadi kita akan bangun tidak semua MRT, biasanya tiga, MRT, LRT, dan BRT. Intinya tidak semua kota punya dasar untukk bangun itu, jadi masih inisiatif pemerintah pusat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transportasi, bappenas

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup