Pengembang di China Sasar Pengembangan di Kota Kecil

Pengembang di China Sasar Pengembangan di Kota Kecil
Mutiara Nabila | 18 April 2019 01:56 WIB
Ilustrasi/perumahan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang properti yang berfokus pada pengembangan di kota-kota kecil di China bisa mendapat keuntungan dari reformasi yang dilakukan pada pekan lalu dengan mendorong 100 juta penduduk desa untuk pindah ke daerah perkotaan.

Para pembuat kebijakan China mengatakan bahwa dengan populasi perkotaan sebanyak 1 juta – 3 juta orang, Pemerintah China harus membatalkan sistem registrasi penduduk tahun ini. Langkah tersebut membuat permintaan perumahan kelas bawah meningkat.

Sejumlah analis mengatakan bahwa pengembang yang memiliki cadangan lahan tinggi dan cadangan perumahan di perkotaan, terutama di wilayah yang sedang berkembang seperti di Yangtze River Delta dan Greater Bay Area.

“Laju urbanisasi harusnya bisa bertambah, itu jadi menguntungkan untuk pengembang real estat, terutama yang fokus di kota kecil, karena di sana bisa memacu peningkatan permintaan untuk propertui residensial,” ungkap Ken Hu, Kepala Investasi Asia Pasifik di Invesco Hong Kong Ltd, dikutip dari Bloomberg, Rabu (17/4).

Kota kecil saat ini sudah mulai mencatatkan kenaikan harga rumah cukup tinggi. Perbaikan harga rumah terjadi di kota-kota tingkat 2 dan 3 di mana pemerintah lokalnya terus melakukan pelonggatan peraturan pembatasa pembelian rumah.

Sektor real estat yang berhasil kembali naik dinilai bisa membantu menstabilkan perekonomian China yang sudah mengalami pergolakan karena mengalami perang dagang dengan Amerika Serikat sepanjang beberapa kuartal sebelumnya.

Adapun, reformasi izin tinggal kemungkinan juga akan memacu reli obligasi dolar China, yang telah kembali 8,7% sepanjang tahun ini, yang menjadi salah satu sektor dengan kinerja terbaik di antara mata uang berbasis dolar lain di Asia.

Menurut Bloomberg berdasarkan SWS Research, pengembang seperti Country Garden Holdings Co, RiseSun Real Estate Development Co, dan Agile Group Holdings Ltd. sebagian besar sudah membeli tanah di kota-kota kecil dalam tiga tahun terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perumahan

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top