Kemenperin Luncurkan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index

Kementerian Perindustrian meluncurkan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index atau INDI 4.0 pada hari ini, Senin (15/4/2019). INDI 4.0 merupakan standar acuan untuk mengukur kesiapan perusahaan untuk bertransformasi ke era industri 4.0
Andi M. Arief | 15 April 2019 15:38 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan), didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (dari kanan), dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengunjungi pameran acara Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Senin (15/4/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perindustrian meluncurkan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index atau INDI 4.0 pada hari ini, Senin (15/4/2019). INDI 4.0 merupakan standar acuan untuk mengukur kesiapan perusahaan untuk bertransformasi ke era industri 4.0

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan INDI 4.0 dihasilkan dari studi pendidikan oleh McKinsey & Company yang disusun menjadi beberapa indeks. Studi tersebut, katanya, telah digunakan oleh beberapa negara-negara anggota World Economic Forum seperti Singapura.

"Oleh karena itu, penyelenggaraan [Indonesia Industry Summit/IIS 2019] ini sebagai forum konsolidasi para stakeholder agar bisa melakukan langkah-langkah strategis agar transformasi digital sektor manufaktur dapat terus dijaga [mengikuti] peta jalan [Making Indonesia 4.0] tahun lalu," ujarnya dalam pembukaan IIS 2019, Senin (15/4/2019).

Airlangga menambahkan IIS 2019 juga merupakan ajang untuk mensosialisasikan Indonesia sebagai official country partner untuk acara Hannover Messe 2020.

Hannover Messe merupakan pameran internasional tahunan terbesar di sektor teknologi industri yang berfokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT (Industry 4.0), energy and environmental technologies, energy efficiency, research and technology transfer, robotics, cobots atau co-robots, dan isu terkini lainnya.

Hannover Messe memiliki eksposur internasional yang besar melalui kehadiran lebih dari 6.500 peserta yang mewakili 73 negara, 225.000 pengunjung internasional dari 91 negara, dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis.

Pada Hannover Messe 2018, Meksiko berkesempatan menjadi official partner country. Negara lain yang pernah menjadi partner country antara lain China (2012), Rusia (2013), Belanda (2014), India (2015), Amerika Serikat (2016), dan Polandia (2017).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenperin, industri

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top