Neraca Dagang Kuartal I/2019 Defisit Akibat Ekspor Memburuk

Kinerja neraca perdagangan kuartal I/2019 memburuk seiring dengan penurunan ekspor yang mencapai 8,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 15 April 2019  |  15:36 WIB
Neraca Dagang Kuartal I/2019 Defisit Akibat Ekspor Memburuk
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto (kiri) memberikan paparan dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (6/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja neraca perdagangan kuartal I/2019 memburuk seiring dengan penurunan ekspor yang mencapai 8,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor sepanjang kuartal I/2019 tercatat hanya sebesar US$40,52 miliar, turun dibandingkan US$44,27 pada kuartal I/2018.

Sementara itu, impor mengalami penurunan 7,39 persen menjadi US$40,70 miliar pada kuartal I/2019, dibandingkan US$43,95 miliar pada kuartal I/2018.

Alhasil, neraca perdagangan kuartal I/2019 mengalami defisit sebesar US$193,4 juta dibandingkan posisi surplus US$314,4 juta pada kuartal I/2018. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengakui tahun ini merupakan tahun yang tidak mudah seiring dengan adanya ancaman perlambatan ekonomi global. 

"Kita sudah lihat bagaimana produksi di AS, China dan negara-negara lain, serta fluktuasi harga komoditas sangat berpengaruh," ujar Suhariyanto, Senin (15/04/2019).

Oleh karena itu, dia mengungkapkan ekspor yang menurun perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Di sisi lain, dia menuturkan pihaknya tidak terlalu khawatir bahwa performa neraca perdagangan ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

"Saya tidak terlalu khawatir karena Januari -Maret ini defisitnya tipis sekali hanya US$193 juta," ungkap Suhariyanto.

Pasalnya, ekspor secara keseluruhan dalam PDB ini masih akan memperhitungkan data-data ekspor jasa, termasuk belanja wisatawan mancanegara.

Dengan demikian, dia berharap PDB kuartal I/2019 akan tetap baik. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Neraca Perdagangan, ekspor, bps

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top