Jadi Pemain Logistik E-Commerce, RPX Akan Layani 30.000 Gerai

RPX Group menargetkan dapat membuka layanan sebanyak 30.000 gerai e-commerce dan one stop logistics (OSL) di seluruh Indonesia pada 2023.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 21 Maret 2019  |  18:58 WIB
Jadi Pemain Logistik E-Commerce, RPX Akan Layani 30.000 Gerai
Vice President RPX Express Eko Marhendro Nugroho (kanan) dan VP One Stop Logistics M. Noor Ikrar berbincang bersama redaksi, saat berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Kamis (21/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - RPX Group menargetkan dapat membuka layanan sebanyak 30.000 gerai e-commerce dan one stop logistics (OSL) di seluruh Indonesia pada 2023. Targetnya pada 2019 ini mencapai 1.000 outlet di seluruh Indonesia.


Vice President RPX Express Eko Marhendro Nugroho menuturkan bahwa perusahaannya memang merupakan pemain baru dalam perlogistikan e-commerce, tetapi sebagai pemain logistik, perusahaan ini menjadi salah satu pionir dalam aktivitas ekspor impor.


Dia menilai, kue manis di pengiriman e-commerce membuat perusahaannya tertarik untuk turun serta menjadi pemain bersama dengan jasa pengiriman ekspres lain yang sudah ada. Namun, keandalannya dalam proses ekspor impor dan infrastruktur seluruh rangkaian pengiriman menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh perusahaan logistik lain.


"Jadi nanti pada 2023 kami akan mempunyai 30.000 titik penyedia layanan e-commerce, tidak hanya e-commerce tetapi one stop logistics RPX itu bisa terlaksana. Jadi, menyambungkan antara first mile, middle mile, dan last mile, untaian rangkaian logistik ini bisa tercapai," jelasnya saat berkunjung ke Wisma Bisnis Indonesia di Jakarta, Kamis (21/3/2019).


Dia menyebutkan bahwa memang saat ini outlet yang dimiliki belum mencapai 1.000, tetapi pihaknya optimistis dapat mengejar targetnya dalam 4 tahun ke depan. Pihaknya, menargetkan pada 2019 ini jumlah outletnya dapat mencapai 1.000 outlet.


Eko menyebutkan bahwa kelebihan RPX dibandingkan dengan jasa pengiriman ekspres lain adalah keandalannya sebagai pemilik end to end logistics.


"Saya yakin tidak banyak yang bisa melakukan ini, mulai dari impor ekspor oleh kami yang melakukan, pergudangan bandara juga oleh kita sendiri, kemudian tracking system atau logistiknya, warehousing oleh kami, distribusinya ke daerah-daerah juga oleh kami yang melakukan," terangnya.


Selain itu, adaptasinya dengan digitalisasi juga memudahkan pengguna bertransaksi dengan perusahaan yang awal mulanya menjadi pemegang lisensi FedEx di Indonesia tersebut.


Dia menuturkan, RPX tengah mengembangkan moda transportasi laut guna melayani ekspor dan impor selain memperkuat transportasi udara yang sudah dimilikinya. Jaringan RPX sudah mencapai 225 negara di seluruh dunia karena pengalamannya 34 tahun melayani ekspor dan impor bagi FedEx.


Konsep One Stop Logistics menawarkan kemudahan bagi mereka pada sektor bisnis ataupun perseorangan melalui 8 layanan terintegrasi meliputi e-commerce, logistics warehouse, international express, freight forwarding, custom clearance, domestic express, warehouse transit, dan trucking

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
logistik, e-commerce, rpx group

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top